Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Najwa Alifah Rahman, Hafizah 8 Juz Al Quran dari Pariaman: Karena Melihat Nenek yang Ngaji tak Melihat Al Quran

ZikriNiati ZN • Senin, 17 Maret 2025 | 11:00 WIB

BERPRESTASI: Najwa Alifah Rahman meraih peringkat kedua cabang Hafiz Quran non Tilawah di MTQ Sumbar 2023.(DOKUMENTASI PRIBADI)
BERPRESTASI: Najwa Alifah Rahman meraih peringkat kedua cabang Hafiz Quran non Tilawah di MTQ Sumbar 2023.(DOKUMENTASI PRIBADI)

PADEK.JAwAPOS.COM-Najwa Alifah Rahman telah menghafal Al Quran sejak usia 4,5 tahun. Keinginan menghafal Alquran terinpirasi ketika ia melihat sang nenek yang melantunkan ayat-ayat suci tanpa melihat Al Quran.

Kini siswi kelas X Pesantren Subulussalam Padangpariaman itu sudah meraih beragam prestasi lomba Hafiz Quran hingga ditingkat Sumbar.

NAJWA telah meraih prestasi sejak kecil. Bahkan mampu mengharumkan nama Kota Pariaman di tingkat Sumbar pada MTQ beberapa waktu lalu.

Dua meraih peringkat kedua cabang Hafiz Quran non Tilawah di MTQ Sumbar 2023. Anak pertama dari dua bersaudara ini pertama kali menghafal ayat Al Quran sejak usia 4,5 tahun.

“Kan yang Najwa tahu biasanya orang mengaji melihat Al Quran. Nah nenek Najwa malah sudah hafal Al Quran itu. Jadi ya setiap baca Al Quran itu tanpa melihat Al Quran. Makanya Najwa juga ingin menghafal Al Quran,” ujarnya, kepada Padang Ekspres di rumahnya, Jalan Diponegoro no 6 B Pauh Timur Kota Pariaman, beberapa hari lalu.

Keinginan Najwa menghafal Al Quran tentu saja mendapat dukungan penuh dari orangtuanya Abdurrahman dan Fitriati Ahmadin. Setiap hari mereka menyimak hafalan ayat demi ayat yang disetor Najwa. 

Semangat menghafal pun makin bertambah saat Najwa kemudian berhasil menjadi juara lomba hafiz Quran dalam berbagai kesempatan baik di Kota Pariaman maupun di daerah lainnnya di Sumbar. 

Najwa mencatat prestasi pertamanya sebagai juara pertama saat usianya lima tahun pada saat lomba baca ayat pendek tingkat Kota Pariaman.  Semakin hari jumlah hafalan Najwa terus bertambah. Rata-rata ia menghafal dua halaman Al Quran tiap harinya.

Selain dibimbing orangtua di rumah, Najwa waktu SD juga belajar di MDTA Alkautsar Kampung Pondok Pariaman. Saat memasuki SMP Najwa terpilih mewakili Kota Pariaman sebagai kafilah MTQ Kota Pariaman cabang Hafiz Al Quran non Tilawah.

Terpilihnya Najwa tersebut tentunya setelah meraih juara I secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat Kota Pariaman. Najwa tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut ia makin serius berlatih hingga kemudian berhasil menjadi juara II tingkat Sumbar. 

Remaja berkacamata ini pun makin giat berlatih pemantapan tajwid, hafalan dan irama tartil. Ia seakan tak pernah lelah kalau untuk berurusan dengan hafalan Al Quran.

“Alhamdulillah bahagia rasanya bisa juara I di MTQ Sumbar. Semoga ini semakin memotivasi Najwa untuk lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Dia menyebut tak pernah jenuh untuk menghafal Al Quran. Ia merasa ada ketenangan dan kebahagiaan yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata ketika membaca dan menghafal ayat Al Quran.

Saat ini Najwa sudah menghafal 8 juz Al Quran dan sedang proses menuju 9 juz. Beberapa waktu lalu ia juga telah menjalani TC untuk kembali mengikuti lomba pada MTQ 2025 tingkat Sumbar.

Ia makin bersemangat untuk mengulang hafalannya. Setiap selesai shalat subuh dan setiap selesai shalat maghrib adalah waktu favorit bagi Najwa untuk mengulang hafalannya.

Baginya membaca dan mengulang hafalan Al Quran adalah candu sehingga tanpa disuruhpun ia selalu membaca dan mengulang hafalannya. Kecintaannya pada Al Quran membuatnya bercita-cita menjadi dosen Ilmu Tafsir dan Quran saat dewasa nanti.

Orangtua Najwa, Abdurrahman menyatakan bahagia dengan keinginan anaknya untuk terus menghafal Al Quran. Sebagai orangtua ia tidak pernah menargetkan Najwa untuk harus hafal berapa juz dan harus menang dalam setiap perlombaan.

“Najwa semangat menghafal Al Quran saja saya sangat  bahagia. Sebagai orangtua saya hanya memotivasi Najwa, menyimak atau murajaah hafalan-hafalan Al Quran. Perkara ia menang, alhamdulillah, itu atas izin Allah SWT dan bonus kerja kerasnya,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungannya terhadap Najwa selain motivasi, ia selalu mengajak Najwa liburan minimal setiap tiga minggu keluar kota ke lokasi wisata alam.

Hal ini agar Najwa bisa mensyukuri nikmat Allah serta refreshing bersama keluarga. Dengan harapan ke depan keinginan Najwa agar selalu hidup bersama Al Quran. (ZIKRINIATI ZN—Pariaman)

Editor : Novitri Selvia
#mtq sumbar 2023 #Najwa Alifah Rahman #hafiz quran #Pesantren Subulussalam Padangpariaman