Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Jangan Tertipu! Ini 7 Bahasa Tubuh yang Menunjukkan Seseorang Sedang Berbohong

Suci Kurnia Putri • Selasa, 4 Februari 2025 | 14:46 WIB

Ilustrasi wanita dalam tekanan.
Ilustrasi wanita dalam tekanan.
PADEK.JAWAPOS.COM—Pernah merasa ada yang tidak beres saat berbicara dengan seseorang? Kata-kata mereka terdengar meyakinkan, tetapi ada sesuatu yang terasa janggal.

Jika kamu pernah mengalami hal ini, bisa jadi instingmu sedang menangkap tanda-tanda ketidakjujuran.

Bahasa tubuh sering kali mengungkap lebih banyak daripada kata-kata. Tanpa disadari, tubuh manusia memberikan sinyal kecil yang menunjukkan bahwa seseorang mungkin sedang berbohong. 

Berikut adalah tujuh tanda halus yang bisa membantumu membaca ketidakjujuran dalam percakapan seperti yang dikutip dari website Small Business Bonfire pada Selasa (4/2/25).

1. Kontak Mata yang tidak Konsisten

Pernah dengar mitos bahwa pembohong selalu menghindari kontak mata? Faktanya, tidak selalu begitu.

Beberapa orang justru melakukan kompensasi berlebihan dengan mempertahankan kontak mata terlalu lama agar terlihat percaya diri. 

Yang perlu diperhatikan bukan hanya intensitas kontak mata, tetapi juga konsistensinya. Jika seseorang tiba-tiba menghindari atau mempertahankan tatapan dengan cara yang tidak wajar, bisa jadi mereka sedang berusaha menyembunyikan sesuatu.

2. Frekuensi Berkedip Meningkat

Stres dan beban kognitif yang tinggi saat berbohong dapat menyebabkan seseorang berkedip lebih cepat dari biasanya.

Jika kamu melihat seseorang mulai berkedip jauh lebih sering dari awal percakapan, itu bisa menjadi tanda bahwa mereka merasa tidak nyaman dengan apa yang mereka katakan.

3. Gerakan Gelisah dan tidak Wajar

Gelisah saat berbicara bisa menjadi sinyal ketegangan emosional. Orang yang berbohong sering kali menunjukkan perilaku seperti mengetuk meja, memainkan rambut, atau terus mengubah posisi duduk mereka.

Namun, penting untuk tidak langsung menuduh seseorang hanya karena mereka gelisah, bisa saja mereka hanya gugup atau baru saja minum kopi terlalu banyak.

4. Pola Bicara yang Berubah

Ketika seseorang berbohong, mereka mungkin berbicara lebih lambat atau lebih cepat dari biasanya, atau sering menyisipkan jeda panjang seolah-olah sedang mencari kata yang tepat. 

Selain itu, pembohong cenderung menghindari penggunaan kata "saya" untuk menciptakan jarak dari kebohongan yang mereka buat.

5. Menyentuh Wajah atau Mulut

Secara tidak sadar, banyak orang menyentuh wajah atau menutupi mulut mereka saat berbohong. Gerakan ini sering kali merupakan reaksi spontan tubuh untuk menghambat kebohongan yang keluar dari mulut mereka.

6. Ekspresi Wajah tidak Sinkron dengan Kata-kata

Seseorang mungkin mengatakan bahwa mereka senang, tetapi ekspresi wajah mereka tidak menunjukkan emosi yang sama. Misalnya, jika seseorang tersenyum tetapi mata mereka tidak menunjukkan tanda-tanda kebahagiaan, bisa jadi mereka sedang menyembunyikan sesuatu.

7. Mengulang Pertanyaan Sebelum Menjawab

Ketika seseorang mengulang pertanyaan sebelum menjawab, itu bisa menjadi strategi untuk memberikan waktu bagi otaknya menyusun jawaban yang lebih masuk akal.

Jika kamu melihat seseorang melakukan ini berulang kali dalam percakapan yang sensitif, mungkin ada sesuatu yang mereka sembunyikan.

Mengetahui tanda-tanda ini bukan berarti kamu harus langsung menuduh seseorang berbohong. Yang lebih penting adalah memahami bagaimana manusia berkomunikasi secara nonverbal. 

Dengan meningkatkan kepekaan terhadap bahasa tubuh, kamu bisa lebih jeli dalam berinteraksi dan membangun hubungan yang lebih tulus dengan orang-orang di sekitarmu. (*)

Editor : Adetio Purtama
#bahasa tubuh