Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

7 Hal yang Sebaiknya tidak Kamu Katakan saat Wawancara Kerja

Suci Kurnia Putri • Minggu, 2 Maret 2025 | 12:09 WIB

Ilustrasi seseorang sedang wawancara kerja.
Ilustrasi seseorang sedang wawancara kerja.
PADEK.JAWAPOS.COM—Wawancara kerja adalah kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan kepribadianmu kepada calon pemberi kerja.

Namun, ada beberapa pernyataan yang sebaiknya dihindari karena dapat memberikan kesan negatif atau meragukan profesionalismemu.

Dikutip dari laman Personal Branding Blog pada Minggu (2/3/25), berikut adalah 7 hal yang tidak sebaiknya kamu katakan saat wawancara kerja.

  1. “Saya tidak Terlalu Tahu Banyak tentang Perusahaan Ini”

Mengatakan ini bisa membuat pewawancara berpikir bahwa kamu kurang persiapan atau tidak cukup tertarik dengan posisi yang dilamar. Perusahaan ingin melihat bahwa kamu telah berusaha memahami bisnis mereka.

Sebagai gantinya, tunjukkan bahwa kamu telah melakukan riset dengan mengatakan, "Saya sudah mencari tahu tentang perusahaan ini, termasuk produk dan proyek yang sedang berjalan" Dengan jawaban ini, kamu menunjukkan minat dan kesiapanmu.

  1. “Saya Bisa Melakukan Apa Saja”

Meskipun terdengar fleksibel, pernyataan ini bisa menunjukkan bahwa kamu tidak memiliki spesialisasi atau tujuan karier yang jelas. Perusahaan mencari seseorang yang punya keterampilan spesifik yang relevan dengan posisi yang ditawarkan.

Sebaiknya, sampaikan dengan lebih fokus, misalnya, "Saya memiliki pengalaman dan keahlian di bidang pemasaran digital, terutama dalam strategi media sosial dan analisis data" Dengan cara ini, kamu menunjukkan kompetensimu dengan lebih jelas.

  1. “Atasan atau Rekan Kerja Saya Sebelumnya Sangat Buruk”

Mengeluh tentang pekerjaan sebelumnya dapat membuat pewawancara meragukan profesionalismemu. Mereka mungkin berpikir bahwa kamu akan sulit bekerja dalam tim atau beradaptasi dengan lingkungan baru.

Sebagai gantinya, ubah narasinya dengan mengatakan, "Dari pengalaman saya sebelumnya, saya belajar cara bekerja dengan berbagai tipe kepribadian dan mengembangkan keterampilan komunikasi yang lebih baik" Jawaban ini menunjukkan kedewasaan dan sikap profesional yang lebih baik.

  1. “Saya tidak Punya Pertanyaan”

Menjawab tidak saat ditanya apakah kamu memiliki pertanyaan menunjukkan kurangnya ketertarikan terhadap posisi atau perusahaan.

Sebaiknya, manfaatkan kesempatan ini untuk menggali lebih dalam tentang pekerjaan yang akan kamu jalani.

Kamu bisa bertanya, "Bagaimana budaya kerja di perusahaan ini?" Pertanyaan seperti ini menunjukkan bahwa kamu benar-benar tertarik dengan pekerjaan tersebut dan siap untuk berkontribusi.

  1. “Jadi, Apa Sebenarnya Tugas Saya di Posisi Ini?”

Menanyakan ini bisa membuatmu terlihat tidak membaca deskripsi pekerjaan dengan baik sebelum wawancara. Pewawancara bisa menganggapmu kurang persiapan.

Sebaiknya, ajukan pertanyaan dengan lebih spesifik, misalnya, "Saya melihat bahwa salah satu tugas utama di posisi ini adalah mengelola proyek. Bisa diceritakan lebih lanjut mengenai tantangan yang biasa dihadapi dalam peran ini?" Dengan begitu, kamu terlihat lebih siap dan antusias.

  1. “Saya Hanya Ingin Pekerjaan Ini sebagai Batu Loncatan”

Pernyataan ini memberi kesan bahwa kamu tidak benar-benar berniat berkomitmen dalam jangka panjang. Perusahaan ingin merekrut karyawan yang bisa berkembang bersama mereka, bukan seseorang yang hanya ingin bekerja sementara.

  1. “Saya Hanya Butuh Pekerjaan”

Meskipun jujur, pernyataan ini bisa membuatmu terlihat kurang termotivasi. Perusahaan tidak hanya mencari seseorang yang butuh pekerjaan, tetapi juga seseorang yang bisa berkontribusi secara aktif.

Sebaiknya, sampaikan dengan lebih profesional, misalnya, "Saya tertarik dengan perusahaan ini karena inovasi dan nilai-nilai yang diusung, dan saya ingin menjadi bagian dari tim yang dapat berkontribusi untuk mencapai visi tersebut." Jawaban ini menunjukkan bahwa kamu memiliki motivasi lebih dari sekadar mencari pekerjaan.

Saat wawancara kerja, cara kamu berbicara bisa menjadi penentu keberhasilan. Hindari frasa-frasa yang bisa memberikan kesan negatif dan gantilah dengan jawaban yang menunjukkan bahwa kamu adalah kandidat yang kompeten dan siap untuk berkembang. (*)

Editor : Adetio Purtama
#pekerjaan #wawancara #frasa #wawancara kerja