Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Suka Scroll TikTok Sebelum Tidur? Ini 6 Efek Buruk yang Diam-Diam Merusak Otakmu!

Suci Kurnia Putri • Rabu, 5 Maret 2025 | 12:05 WIB

Ilustrasi orang sedang scroll TikTok
Ilustrasi orang sedang scroll TikTok
PADEK.JAWAPOS.COM—TikTok memang seru dan membuat ketagihan, apalagi saat malam hari ketika sudah rebahan di kasur. Tanpa sadar, niat menonton sebentar bisa berujung scroll berjam-jam hingga larut malam.

Namun, kebiasaan ini ternyata diam-diam merusak kesehatan otak. Dikutip dari laman Psy Post pada Rabu (5/3/25), berikut enam efek buruk yang bisa terjadi jika kamu terlalu sering menonton TikTok sebelum tidur.

  1. Otak Mengalami Overstimulasi

TikTok menyajikan konten pendek yang terus berganti dalam hitungan detik. Akibatnya, otak dipaksa bekerja keras untuk memproses informasi secara cepat tanpa istirahat.

Semakin lama kamu scroll, semakin sulit otak untuk beristirahat, sehingga saat kamu ingin tidur, otak masih aktif bekerja. Inilah yang membuatmu sulit merasa mengantuk.

  1. Produksi Melatonin Terganggu

Cahaya biru dari layar ponsel menghambat produksi melatonin, hormon yang membantu tubuh merasa mengantuk.

Ketika melatonin berkurang, ritme tidurmu terganggu, membuatmu susah tidur meski sudah merasa lelah. Akibatnya, kamu berisiko mengalami insomnia dan kelelahan keesokan harinya.

  1. Kualitas Tidur Menurun

Meskipun akhirnya bisa tidur, kualitas tidurmu tetap tidak maksimal. Otak yang masih aktif memproses informasi dari TikTok membuatmu sulit mencapai fase deep sleep (tidur nyenyak).

Tanpa tidur yang berkualitas, keesokan harinya kamu bisa merasa pusing, mudah marah, dan sulit fokus dalam aktivitas sehari-hari.

  1. Meningkatnya Kecemasan dan Stres

Baca Juga: Pertamina Turunkan Harga Avtur di 37 Bandara, Dukung Stabilitas Tiket Pesawat Ramadan-Idulfitri

Algoritma TikTok menampilkan berbagai macam konten, termasuk yang bisa memicu kecemasan atau FOMO (Fear of Missing Out).

Jika kamu sering melihat konten yang membuat overthinking atau membandingkan diri dengan orang lain, otak akan memproduksi lebih banyak hormon stres (kortisol). Lama-kelamaan, ini bisa berdampak buruk pada kesehatan mentalmu.

  1. Penurunan Fokus dan Konsentrasi

Kebiasaan menonton TikTok dengan durasi konten yang sangat singkat membuat otak terbiasa menerima informasi cepat dan instan.

Akibatnya, kamu jadi sulit berkonsentrasi dalam waktu lama, misalnya saat belajar atau bekerja. Daya ingatmu pun bisa menurun karena otak kesulitan menyimpan informasi dalam jangka panjang.

  1. Meningkatnya Risiko Kecanduan

TikTok dirancang agar penggunanya terus menonton tanpa sadar. Jika kamu sering scroll sebelum tidur, otak akan membentuk pola kecanduan dopamin, di mana kamu merasa tidak bisa tidur tanpa menonton TikTok terlebih dahulu.

Jika dibiarkan, kecanduan ini bisa berdampak buruk pada kesehatan mental dan produktivitasmu sehari-hari.

Lalu, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Agar tidur tetap berkualitas, cobalah membatasi penggunaan TikTok sebelum tidur, misalnya dengan berhenti menonton satu jam sebelumnya.

Aktifkan mode malam (night mode) di ponsel untuk mengurangi paparan cahaya biru yang dapat menghambat produksi melatonin. Sebagai alternatif, gantilah kebiasaan scrolling dengan aktivitas yang lebih menenangkan, seperti membaca buku atau mendengarkan musik santai.

Selain itu, gunakan timer atau alarm sebagai pengingat agar tidak terjebak dalam kebiasaan scroll tanpa sadar.

Jika ingin tidur lebih nyenyak dan bangun dengan tubuh segar, saatnya mengurangi kebiasaan menonton TikTok di malam hari. Jangan sampai otakmu terus bekerja keras bahkan saat seharusnya beristirahat. (*)

Editor : Adetio Purtama
#scroll tiktok #tiktok