Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Introvert atau Ekstrovert? Cek 9 Tanda Ini, Mungkin Kamu Seorang Ambivert!

Suci Kurnia Putri • Senin, 17 Maret 2025 | 12:38 WIB

Ilustrasi dua wanita sedang berbicara.
Ilustrasi dua wanita sedang berbicara.
PADEK.JAWAPOS.COM—Sebagian orang merasa dirinya introvert, sementara yang lain lebih ke arah ekstrovert. Tapi bagaimana jika kamu merasa ada di tengah-tengah?

Jika kamu suka bersosialisasi tetapi juga menikmati waktu sendiri, bisa jadi kamu seorang ambivert, kombinasi unik antara introvert dan ekstrovert.

Dikutip dari laman Geediting pada Senin (17/3/25), berikut sembilan tanda yang menunjukkan bahwa kamu mungkin seorang ambivert.

  1. Suka Berkumpul, tapi Cepat Lelah di Keramaian

Sebagai ambivert, kamu bisa menikmati acara sosial, berbincang dengan banyak orang, dan bersenang-senang.

Namun, setelah beberapa jam, kamu merasa energi terkuras dan lebih memilih pulang untuk menyendiri dan mengisi ulang tenaga.

  1. Punya Gaya Komunikasi yang Fleksibel

Dalam situasi tertentu, kamu bisa aktif berbicara dan memimpin percakapan. Tapi di momen lain, kamu lebih suka diam dan mendengarkan. Kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan ini adalah salah satu ciri khas ambivert.

  1. Tidak Suka Basa-Basi, tapi Bisa Melakukannya

Kamu lebih menikmati obrolan yang bermakna dan mendalam, tapi tetap bisa melakukan small talk jika diperlukan. Ini membuatmu nyaman dalam berbagai situasi sosial tanpa merasa canggung.

  1. Senang Bersosialisasi, tapi Juga Butuh Waktu Sendiri

Kamu bisa menikmati hangout dengan teman-teman, tapi setelah itu, kamu merasa perlu waktu untuk menyendiri agar bisa kembali berenergi. Kamu tidak selalu ingin bersama orang lain, tetapi juga tidak betah sendirian terlalu lama.

  1. Bisa Nyaman dalam Keheningan

Baca Juga: 8 Hal yang tak Pernah Dikeluhkan Wanita Berkualitas Tinggi, Menurut Psikologi

Ekstrovert sering merasa canggung dengan keheningan, sementara introvert menikmatinya. Sebagai ambivert, kamu ada di tengah-tengah, bisa menikmati percakapan yang seru, tetapi juga tidak keberatan dengan momen hening saat bersama orang lain.

  1. Mudah Beradaptasi dengan Berbagai Lingkungan

Di tempat baru atau lingkungan yang berbeda, kamu bisa menyesuaikan diri dengan cepat. Jika situasinya menuntut kamu untuk bersosialisasi, kamu bisa melakukannya. Namun, jika harus lebih tenang, kamu juga tidak masalah.

  1. Bisa Menjadi Pemimpin, tapi Juga Nyaman jadi Pengikut

Terkadang kamu ingin memimpin dan mengatur sesuatu, tetapi di lain waktu, kamu lebih suka membiarkan orang lain yang mengambil kendali. Kamu bisa berperan sesuai dengan keadaan tanpa merasa terpaksa.

  1. Bisa Merasa Lelah karena Terlalu Banyak Interaksi atau Isolasi

Jika terlalu sering bertemu orang, kamu merasa lelah dan butuh waktu untuk sendiri. Tapi jika terlalu lama sendirian, kamu mulai merasa bosan dan ingin mencari interaksi sosial. Kamu selalu mencari keseimbangan antara keduanya.

  1. Bisa Menjadi Pendengar yang Baik, tapi Juga Pembicara yang Menarik

Kamu bisa mendengarkan orang lain dengan baik, memahami perasaan mereka, dan memberikan saran yang bijak. Namun, jika dibutuhkan, kamu juga bisa berbicara dengan percaya diri dan menarik perhatian dalam sebuah diskusi.

Menjadi ambivert adalah kelebihan. Kamu punya fleksibilitas untuk menyesuaikan diri dalam berbagai situasi, baik saat bersosialisasi maupun saat menikmati waktu sendiri.

Jika kamu merasa memiliki beberapa tanda di atas, kemungkinan besar kamu seorang ambivert. (*)

Editor : Adetio Purtama
#Ekstrovert #Introvert #ambivert