Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Microsoft Tunda Kenaikan Harga Xbox Game Pass Ultimate, Tambah 50 Game Baru

Rafiul Refdi • Rabu, 8 Oktober 2025 | 11:30 WIB

Microsoft tunda kenaikan harga Xbox Game Pass Ultimate bagi pelanggan lama dan tambahkan 50 game baru dari Ubisoft+ Classics. (GAMINGbible)
Microsoft tunda kenaikan harga Xbox Game Pass Ultimate bagi pelanggan lama dan tambahkan 50 game baru dari Ubisoft+ Classics. (GAMINGbible)
PADEK.JAWAPOS.COM—Microsoft resmi menunda penerapan kenaikan harga layanan Xbox Game Pass Ultimate bagi pelanggan lama di sejumlah wilayah.

Keputusan ini diumumkan setelah muncul reaksi keras dari komunitas pemain yang menilai kebijakan kenaikan harga tersebut terlalu mendadak dan tidak sebanding dengan peningkatan layanan yang diberikan.

Kebijakan baru sebenarnya mulai berlaku sejak 1 Oktober 2025 untuk pelanggan baru, di mana harga Game Pass Ultimate naik dari 19,99 dolar menjadi 29,99 dolar per bulan.

Namun, bagi pelanggan yang sudah berlangganan sebelumnya, penyesuaian harga akan diterapkan pada siklus tagihan berikutnya, memberikan waktu tambahan bagi pengguna untuk meninjau ulang keputusan mereka.

Dikutip dari Windows Central dan The Economic Times, langkah Microsoft ini merupakan bagian dari strategi mempertahankan loyalitas pelanggan di tengah meningkatnya persaingan layanan berlangganan game.

Penundaan tersebut diharapkan membuat pelanggan lama tetap merasa dihargai dan tidak berpindah ke platform pesaing seperti PlayStation Plus atau GeForce Now.

Selain menunda kenaikan harga, Microsoft juga mengumumkan penambahan besar dalam katalog Game Pass.

Salah satu pembaruan terbesar adalah bergabungnya Ubisoft+ Classics, yang menambah lebih dari 50 judul baru ke dalam pustaka permainan.

Beberapa game populer seperti Assassin’s Creed Mirage, Far Cry 6, dan Watch Dogs: Legion kini dapat dimainkan tanpa biaya tambahan oleh pelanggan di tier tertentu.

Langkah ini dinilai sebagai strategi memperkuat nilai berlangganan sekaligus menarik pengguna baru.

Tidak hanya itu, Microsoft juga memperluas dukungan cloud gaming ke tier yang lebih rendah.

Kini, pengguna Game Pass Core dan Game Pass Standard dapat menikmati pengalaman bermain langsung dari cloud tanpa harus memiliki konsol fisik.

Baca Juga: Ketua DPRD Padang Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Aman dan Tepat Sasaran

Dalam wawancara dengan Windows Central, juru bicara Xbox menjelaskan bahwa tujuan utama dari kebijakan ini adalah “memberikan fleksibilitas dan akses lebih luas bagi para pemain di seluruh dunia.”

Meski begitu, kenaikan harga di tier Ultimate tetap menjadi isu yang memicu perdebatan.

Beberapa pengguna menilai lonjakan harga sebesar 50 persen terlalu tinggi, terutama di tengah situasi ekonomi global yang belum sepenuhnya pulih.

Namun, para analis industri menilai penundaan kenaikan harga bagi pelanggan lama merupakan langkah strategis.

Dengan memberi waktu adaptasi, Microsoft dinilai mampu mempertahankan basis pelanggan sambil memperkenalkan konten baru secara bertahap.

Sejak diluncurkan pada 2017, Game Pass telah menjadi salah satu pilar utama strategi Microsoft dalam industri hiburan digital.

Layanan ini kini memiliki lebih dari 35 juta pelanggan aktif di seluruh dunia dan terus tumbuh berkat integrasi teknologi cloud serta kolaborasi dengan berbagai pengembang game besar.

Selain memperkuat kemitraan dengan Ubisoft, Microsoft juga dilaporkan sedang menjajaki kerja sama dengan studio independen besar untuk menghadirkan lebih banyak konten eksklusif berbasis cloud.

Bagi komunitas pemain, keputusan Microsoft menunda kenaikan harga dianggap sebagai bukti bahwa perusahaan mendengarkan masukan pengguna.

Banyak yang berharap langkah ini menjadi awal dari model berlangganan yang lebih transparan dan berfokus pada kepuasan pelanggan.

Analis pasar memprediksi bahwa meski penyesuaian harga tetap akan diterapkan di masa mendatang, Xbox Game Pass masih akan menjadi layanan paling kompetitif di industri game berkat kombinasi inovasi cloud, katalog konten luas, dan strategi adaptif yang diterapkan Microsoft.

Dengan inovasi yang terus berkembang dan pendekatan yang responsif terhadap komunitas, Microsoft menunjukkan bahwa mereka masih memegang kendali kuat atas masa depan game berbasis langganan.(CC5) 

Editor : Hendra Efison
#Xbox Game Pass Ultimate #Microsoft #kenaikan harga Game Pass