Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Mustika Rilis Single “Rubber”, Angkat Cerita Subkultur di Kota Padang

Adetio Purtama • Selasa, 6 Januari 2026 | 14:48 WIB

Band asal Padang, Mustika.
Band asal Padang, Mustika.
PADEK.JAWAPOS.COM—Grup musik Mustika yang terbentuk di Kota Padang pada 2024 terus menunjukkan konsistensinya dalam berkarya. Tak lama setelah terbentuk, band ini langsung melakukan proses rekaman lagu perdana yang dioperatori oleh gitaris mereka, Abuy, di home studio recording miliknya.

Proses tersebut membuahkan lagu pertama yang rampung pada akhir 2024. Mustika kemudian menggelar first show sekaligus merilis single debut berjudul Liquid Armor, menandai langkah awal mereka di kancah musik lokal.

Beberapa bulan berselang, Mustika kembali masuk studio yang sama untuk menggarap EP debut. Sebanyak lima lagu berhasil diselesaikan dan dikemas dalam EP bertajuk Empty Words, yang resmi dirilis pada 30 April 2025. EP ini menghadirkan warna musikal yang lebih kelam, namun tetap mempertahankan unsur melodi yang menjadi ciri mereka.

Memasuki November 2025, formasi Mustika kini diperkuat oleh Abuy dan Raihan Setiawan pada gitar, Yoke pada bass, Berli pada drum, serta Ghisel sebagai vokalis. Dengan formasi ini, Mustika kembali merilis single terbaru berjudul Rubber.

Single Rubber mengangkat cerita tentang basic life para pelaku subkultur yang beraktivitas di Kota Padang, daerah yang dikenal kuat dengan adat dan istiadat.

Lagu ini tidak berbicara tentang perlawanan atau pertentangan, melainkan tentang bagaimana kehidupan di daerah tersebut dan subkultur yang mereka jalani dapat berjalan berdampingan tanpa konflik batin.

Cover art single terbaru Mustika, Rubber.
Cover art single terbaru Mustika, Rubber.

Lirik lagu Rubber ditulis oleh Raihan Setiawan, sementara proses produksi sepenuhnya ditangani oleh Mustika. Melalui single ini, Mustika kembali menegaskan identitas musikal mereka yang personal, reflektif, dan berangkat dari realitas keseharian. (*)

Editor : Adetio Purtama
#musisi #single #Rubber #band #kota padang #subkultur #mustika