PADEK.JAWAPOS.COM--Grup musik independen bergenre post-rock asal Kota Padang, Sumatra Barat, Mustika, tengah menyiapkan album terbaru yang ditargetkan dirilis pada 2026. Salah satu materi yang akan masuk dalam album tersebut adalah lagu Naked, yang dipilih menjadi trek penutup.
Mustika yang dibentuk pada 2024 beranggotakan Ghisel (vokal), Abuy (gitar), Raihan (gitar), Yoke (bas), dan Berli (drum). Kelompok musik ini menghadirkan pendekatan bermusik yang turut dipengaruhi kecintaan para personelnya terhadap musik Jepang, khususnya musik rock dan pop yang kerap menjadi bagian dari soundtrack anime.
Para personel Mustika mengatakan, ide awal lagu Naked muncul dari pengaruh sejumlah band rock dan pop Jepang yang dianggap memiliki karakter musik yang sejalan dengan mereka. Kecintaan terhadap anime Jepang juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi proses kreatif lagu tersebut.
Baca Juga: Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga di Air Tawar Barat Padang Nyaris Hangus
“Karena kami ter-influence oleh band-band rock atau pop Jepang yang sejalan juga dengan kami sebagai penggemar anime Jepang. Kami merasa soundtrack dari anime-anime itu sangat keren dan catchy,” ujar para personel Mustika kepada Padang Ekspres.
Pengaruh tersebut kemudian tidak diterapkan begitu saja. Mustika mencoba meracik nuansa musik Jepang dengan karakter bermusik mereka sendiri. Hasilnya, Naked memiliki nuansa Jepang yang cukup kuat, tetapi tetap disesuaikan dengan identitas musikal Mustika.
Naked Jadi Lagu Pertama yang Ditulis untuk Album
Menariknya, Naked merupakan lagu pertama yang ditulis Mustika untuk materi album yang sedang dipersiapkan. Meski menjadi lagu pertama yang mereka tulis untuk album, para personel justru memutuskan menempatkannya sebagai trek terakhir.
Baca Juga: Imigrasi Hadir di MPP Pariaman, 50 Pemohon Dilayani dalam Sehari
Menurut Mustika, cerita dalam Naked bukan berasal dari pengalaman pribadi salah satu personel. Mereka membangun cerita sendiri untuk menggambarkan kondisi seseorang yang memiliki mimpi besar, tetapi harus menghadapi kenyataan yang begitu keras.
Dalam cerita lagu tersebut, sosok yang digambarkan merasa tertinggal setelah harapannya perlahan menghilang. Pada titik tertentu, ia hanya dapat mengumpulkan kembali bagian-bagian dirinya yang telah hancur.
Konsep tersebut kemudian menjadi dasar bagi Mustika dalam membangun karakter musik Naked. Lagu ini tidak sekadar menghadirkan nuansa yang terpengaruh musik Jepang, tetapi juga membawa tema tentang seseorang yang berhadapan dengan dirinya sendiri setelah berbagai tekanan kehidupan.
Baca Juga: LATANSA dan KEMBARA di Empat Daerah Sumbar, Nevi Zuairina Ingatkan Kerja Nyata di Masyarakat
Makna Naked: Berhenti Memakai Topeng
Bagi Mustika, kata “naked” dalam lagu tersebut tidak dimaknai secara harfiah. Para personel menggunakannya sebagai gambaran mengenai kondisi ketika seseorang berhenti berpura-pura dalam menjalani kehidupan.
Menurut sudut pandang mereka, banyak orang menggunakan “topeng” untuk menyembunyikan dirinya. Topeng tersebut mungkin digunakan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan atau menutupi kondisi sebenarnya, tetapi dalam cerita yang mereka bangun, penggunaan topeng secara terus-menerus justru dapat menghancurkan seseorang secara perlahan dari dalam.
Karena itu, Naked membawa gagasan mengenai keberanian untuk menunjukkan diri apa adanya.
Baca Juga: Bawa Pulang Karya Lokal! Serunya Petualangan BRIZZI ARKIV di Blok M Hub
Mustika menggambarkan kehidupan tanpa “topeng” sebagai keadaan yang lebih tenang dan bebas. Dalam kondisi tersebut, seseorang dapat mengekspresikan dirinya tanpa tekanan untuk terus menampilkan sosok tertentu di hadapan orang lain.
Pesan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam cerita Naked. Melalui lagu ini, Mustika mengeksplorasi gagasan tentang menerima diri sendiri dan melepaskan tekanan yang muncul ketika seseorang terus berusaha menyembunyikan dirinya.
Eksplorasi Sound Baru Mustika
Dari sisi musikal, Mustika mengatakan mereka juga sedang merancang pendekatan suara baru untuk album yang akan datang. Mereka ingin menghadirkan sound yang terasa lebih segar dibandingkan materi sebelumnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumbar 21 September 2026: Padang Udara Kabur, Lima Kota Hujan Ringan
Naked menjadi salah satu contoh eksplorasi tersebut. Nuansa musik Jepang yang menjadi inspirasi awal kemudian diolah kembali agar sesuai dengan karakter Mustika.
Pengaruh tersebut terutama muncul dari kegemaran para personel terhadap musik Jepang. Namun, Mustika menegaskan bahwa mereka tidak sekadar meniru karakter musik tersebut. Unsur-unsur yang mereka sukai diracik kembali dengan gaya dan karakter bermusik mereka sendiri.
Eksplorasi itu menjadi bagian dari proses Mustika dalam menyiapkan materi album yang mereka sebut akan membawa sound baru dan lebih fresh.
Baca Juga: 245 Karateka Lemkari Padang Ikuti Ujian, Ada Pembentukan Karakter di Baliknya
Bukan Lagu Pertama Bersama Vokalis Baru
Naked juga menjadi bagian dari fase baru Mustika bersama vokalis mereka saat ini. Namun, lagu tersebut bukan merupakan materi pertama yang mereka rekam atau rilis bersama vokalis baru.
Para personel menjelaskan bahwa lagu pertama Mustika bersama vokalis baru adalah Rubber, yang telah lebih dahulu dirilis melalui platform DSP.
Dengan demikian, Naked hadir setelah Rubber sebagai bagian dari perjalanan musikal Mustika bersama formasi tersebut.
Baca Juga: Kafilah Sumbar Gagal Raih Juara I di MTQ Nasional XXXI, Sekda Minta Pembinaan Dievaluasi
Masuk Album dan Jadi Track Terakhir
Mustika memastikan Naked akan menjadi bagian dari album yang sedang mereka persiapkan. Lagu tersebut tidak hanya direncanakan sebagai salah satu materi album, tetapi juga akan ditempatkan sebagai track terakhir.
Keputusan tersebut berkaitan dengan posisi Naked dalam proses kreatif album. Meski menjadi lagu pertama yang mereka tulis untuk setlist album, Mustika memilih menjadikannya sebagai penutup.
Album tersebut nantinya diproyeksikan berisi sekitar sembilan hingga 11 lagu. Jumlah final trek masih akan ditentukan oleh para personel seiring proses penyelesaian materi.
Baca Juga: Suami Terserang Stroke, Rika Tetap Jalankan Usaha Sarapan dengan Dukungan UPZ Baznas Semen Padang
Untuk materi musiknya, Mustika menyebut sebagian besar persiapan sudah mereka kerjakan. Mereka kini mengarah pada tahap berikutnya sebelum album tersebut resmi dirilis.
Ditargetkan Rilis Tahun Ini
Terkait jadwal, Mustika menyampaikan rencana untuk merilis album tersebut pada 2026. Namun, mereka belum menyebutkan tanggal pasti perilisan.
Melalui album tersebut, Mustika tidak hanya membawa materi dengan pendekatan post-rock, tetapi juga mengeksplorasi pengaruh musik Jepang yang dekat dengan para personelnya. Naked menjadi salah satu materi yang memperlihatkan eksplorasi tersebut sekaligus membawa cerita tentang mimpi, kehilangan harapan, tekanan, dan keberanian untuk berhenti menggunakan “topeng”.
Baca Juga: Suami Terserang Stroke, Rika Tetap Jalankan Usaha Sarapan dengan Dukungan UPZ Baznas Semen Padang
Dengan Naked sebagai trek penutup, Mustika ingin memberikan bagian akhir yang memiliki makna tersendiri dalam keseluruhan rangkaian album yang tengah mereka siapkan. (adt)
Editor : Adetio Purtama