Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pembantu & Satpam Ini Pura-pura Disekap saat Perampokan Rumah Majikannya

Admin Padek • Jumat, 5 November 2021 | 17:16 WIB
Photo
Photo
Otak pelaku perampokan di kawasan Belimbing, Kecamatan Kuranji, Padang yang terjadi 23 Oktober lalu, ternyata "orang dalam" yakni pembantu dan satpam di rumah korban.

Dalam ekspose yang disampaikan Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir, Jumat (5/11/2021), terungkap bahwa perampokan tersebut telah direncanakan sejak Lebaran lalu, dan terealisasi pada Sabtu (23/10/2021) malam.

Awalnya, pembantu EN, 23, pulang kampung dan merasa ada ketidaknyamanan terhadap majikannya. Dia kemudian minta saudaranya, RM, mencari orang yang bisa mengambil barang di rumah majikannya.

"Jadi, awalnya mereka hanya ingin khusus mengambil barang di rumah itu. Ketika itu tidak ada rencana melakukan pembunuhan," ungkapnya.

Setelah tiga pelaku yang akan melakukan perampokan didapat di Sumsel, mereka telah tiba di Padang seminggu sebelum perampokan.

Mereka kemudian melakukan pemetaan lokasi (mapping) dan menentukan jadwal perampokan. "Diatur bersama pembantu dan satpam (RF)," tukasnya.

Satpam tinggal di sebelah rumah utama majikannya sehingga mudah mengendalikan para pelaku yang akan masuk. "Satpam mengatur bagaimana pelaku bisa masuk, kapan masuknya serta mengondisikan pintu pagar dan rumah," imbuh Imran.

Selain itu, dia juga yang menjemput tiga pelaku secara bergantian dari luar perumahan untuk diantar ke rumah majikan.

"Saat kejadian, korban (pemilik rumah, red) sedang merokok di luar. Lalu didatangi pelaku, dan dipukul oleh salah seorang pelaku," ungkap Imran.

Ketika itu, pembantu dan satpam pura-pura disekap agar tidak ketahuan merencanakan perampokan.

"Dua orang ini (pembantu dan satpam) pura-pura disekap, dan setelah kejadian mereka juga pura-pura menyampaikan ke warga bahwa terjadi perampokan di rumah itu," ungkap Imran Amir.

Kini, ketiga tersangka yakni, EN, 23, pembantu dan RF, 23, satpam di rumah korban serta RM, 41, tante dari EN telah ditangkap. "Tiga lagi buron dan sedang dalam pengejaran. Dari tiga pelaku yang buron itu, ada resedivis," tukasnya.

Dalam kejadian itu, kata Imran, ibu yang punya rumah berteriak lalu disekap pelaku dengan selimut hingga meninggal dunia. "Sedangkan suaminya (pemilik rumah, red) disekap di kamar mandi," imbuhnya.

Pelaku dikenakan Pasal 365 dengan ancaman penjara seumur hidup karena menyebabkan korban meninggal dunia. Dalam perampokan, pelaku mengambil mobil Honda Mobilio, emas dan kartu ATM korban.

Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir mengapresiasi kerja keras jajarannya yang berhasil mengungkap kasus ini dan menangkap otak pelaku perampokan tersebut. "Ini berkat kerja keras Satreskrim termasuk Tim Klewang. Mohon doa agar tiga pelaku yang buron segera kita tangkap," ujarnya. (idr) Editor : Admin Padek
#Otak Perampokan Kuranji #Kapolresta Padang #Pembantu dan Satpam Perampokan #Imran Amir #Perampokan Kuranji #Perampokan Belimbing