Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

UMKM Pemasok Ikan Tumbuh Pesat Berkat Program Makan Bergizi Gratis

Rommy Delfiano • Jumat, 3 Oktober 2025 | 19:55 WIB

Ifta Bintan, pelaku UMKM di Tangerang Selatan, menyiapkan ribuan ikan fillet setiap hari untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).(Foto: PCO)
Ifta Bintan, pelaku UMKM di Tangerang Selatan, menyiapkan ribuan ikan fillet setiap hari untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).(Foto: PCO)
PADEK.JAWAPOS.COM-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Khusus Tangerang Selatan terbukti memberi dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satunya adalah usaha pemasok ikan segar milik Ifta Bintan, yang kini semakin berkembang.

Sejak menjadi pemasok tetap ikan fillet untuk dapur MBG, Bintan berhasil meningkatkan kapasitas produksinya sekaligus membuka lapangan kerja baru. Saat ini, ia mempekerjakan 15 orang pegawai untuk memilih, menimbang, dan memfillet ikan sebelum didistribusikan ke dapur MBG.

“Karyawan saya tambah banyak. Mitra nelayan juga meningkat. Dengan adanya MBG, banyak ibu-ibu di sekitar rumah yang bisa ikut bekerja, mulai dari memotong hingga mencabut duri ikan,” ujar Bintan saat ditemui di Tangsel, pekan ini.

Suplai Ribuan Potong Ikan Setiap Hari

Untuk memenuhi kebutuhan MBG, Bintan memasok 3.000 hingga 6.000 potong ikan fillet per hari. Jumlah mitra nelayan yang bekerja sama dengannya juga bertambah menjadi enam orang, dari sebelumnya hanya dua.

“Ikan-ikan yang kami suplai dijaga kualitasnya agar tetap segar. Tidak lebih dari empat jam di suhu ruang, dan selalu diberi es batu,” jelasnya.

Bintan menilai, kehadiran MBG tidak hanya memberi peluang usaha, tetapi juga menopang kehidupan banyak keluarga. Ia berharap program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut terus dilanjutkan agar semakin banyak anak-anak yang mendapatkan makanan bergizi.

SPPG Gandeng Puluhan UMKM

Kepala SPPG Khusus Tangsel, Nindy Sabrina, menegaskan pihaknya memang membuka peluang luas bagi UMKM untuk menjadi pemasok bahan baku MBG. Saat ini terdapat 15–20 UMKM yang terlibat, mulai dari pemasok ayam, telur, tempe, tahu, sayuran, hingga buah-buahan.

“Semua UMKM bisa mengajukan penawaran sesuai spesifikasi. Selama kualitas dan harga sesuai, pasti bisa kami terima,” ujar Nindy.

Menurut Nindy, kebutuhan dapur MBG yang tinggi ikut menggerakkan ekonomi lokal. Hanya untuk ayam, kebutuhan harian mencapai 300–400 kilogram, belum termasuk beras, ikan, dan sayuran. “UMKM juga mempekerjakan orang, bermitra dengan petani, peternak, dan nelayan. Jadi, dampaknya luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Atas komitmennya melibatkan pelaku usaha kecil, SPPG Khusus Tangsel mendapat penghargaan sebagai “SPPG Ramah UMKM”.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#ekonomi lokal #lapangan kerja baru #UMKM pemasok ikan #Mbg #Makan Bergizi Gratis