Ajang kompetisi inovasi digital itu digelar oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Dengan tema “Mengakselerasi Peran Sosial Ekonomi Sawit Melalui Inovasi Digital”, kegiatan ini bertujuan mendorong lahirnya solusi teknologi yang berdampak langsung pada peningkatan nilai sosial dan ekonomi sawit dari hulu hingga hilir.
Kompetisi berlangsung secara daring sejak Agustus hingga November 2025, dengan serangkaian sesi pembekalan, mentoring, serta penjurian intensif untuk menghasilkan Minimum Viable Product (MVP) yang aplikatif bagi sektor sawit.
Dari 118 tim yang lolos seleksi awal, akhirnya terpilih empat tim terbaik melalui proses penjurian ketat yang menilai aspek ekonomi, keberlanjutan, kelayakan teknis, dan skalabilitas.
ITS Dominasi Juara Hackathon Sawit 2025
Ketua Umum GAPKI Eddy Martono menegaskan bahwa masa depan industri sawit Indonesia sangat bergantung pada inovasi teknologi dan semangat generasi muda.
Baca Juga: LG G5 OLED TV Hadirkan Panel Primary RGB Tandem: Lompatan Besar di Kelas Televisi Premium
“Sawit memiliki masa depan luar biasa. Melalui Hackathon Sawit Nasional 2025, kita berharap muncul teknologi baru yang dapat memperbaiki tata kelola sawit — mulai dari penerapan AI, sistem digitalisasi, hingga model bisnis baru,” ujar Eddy Martono.
Ia menambahkan, ajang ini menjadi momentum penting memperkuat kolaborasi antara industri, akademisi, dan pemerintah untuk mempercepat inovasi berkelanjutan di sektor sawit.
Daftar Pemenang Hackathon Sawit Nasional 2025
Juara 1 — Tim BiFlow (Institut Teknologi Sepuluh Nopember/ITS Surabaya)
Proyek: “RAPIDS: Inovasi Radar Non Invasif Berbasis Machine Learning untuk Deteksi Dini Ganoderma Boninense pada Kelapa Sawit”
Hadiah: Rp75.000.000 + sertifikat
Juara 2 — Tim SawITSmart (ITS Surabaya)
Proyek: “Modernisasi Perkebunan Sawit dengan Robot Berbasis Artificial Intelligence untuk Pemupukan Presisi dan Pemantauan Berkelanjutan”
Hadiah: Rp50.000.000 + sertifikat
Juara 3 — Tim Jos Sawit (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya/PENS)
Proyek: “AI & IoT Portable untuk Monitoring, Pemetaan, dan Prediksi Sawit”
Hadiah: Rp30.000.000 + sertifikat
Kategori Khusus Most Disruptive Business Model — Tim Tancap.in (Institut Teknologi Bandung/ITB)
Proyek: “TANCAP: Digitalisasi Presisi untuk Produktivitas Sawit Berkelanjutan”
Hadiah: Rp20.000.000 + sertifikat
Ajang Kolaborasi dan Inovasi Anak Muda
Hackathon Sawit Nasional 2025 merupakan program inovasi digital terstruktur yang mendorong mahasiswa mengembangkan solusi berbasis teknologi untuk efisiensi, keberlanjutan, serta peningkatan nilai sosial-ekonomi industri sawit nasional.
Melalui ajang ini, GAPKI dan BPDP berharap muncul inovasi-inovasi baru yang memperkuat posisi sawit Indonesia di tingkat global, sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan.(*)
Editor : Hendra Efison