Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

IHC dan MPKS PP Muhammadiyah Bekali Relawan KawanMu dengan Hipnoterapi untuk Respons Bencana

Heri Sugiarto • Kamis, 18 Desember 2025 | 07:55 WIB

Relawan KawanMu mengikuti pembekalan hipnoterapi yang digelar MPKS PP Muhammadiyah bersama Indonesian Hypnosis Centre (IHC) di Jakarta.(Foto: IHC)
Relawan KawanMu mengikuti pembekalan hipnoterapi yang digelar MPKS PP Muhammadiyah bersama Indonesian Hypnosis Centre (IHC) di Jakarta.(Foto: IHC)
PADEK.JAWAPOS.COM-Indonesian Hypnosis Centre (IHC) bekerja sama dengan Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah membekali relawan KawanMu dengan keterampilan hipnoterapi untuk mendukung layanan psikososial di wilayah terdampak bencana, meliputi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

IHC merupakan lembaga pelatihan hipnoterapi dengan lebih dari 15.000 alumni praktisi di seluruh Indonesia. Direktur IHC, Avifi Arka, Ph.D., menyatakan bahwa lembaganya bergerak di bidang hipnosis, hipnoterapi, Neuro-Linguistic Programming (NLP), Emotional Freedom Technique (EFT), graphology, serta keilmuan mind technology lainnya.

“IHC telah memiliki izin operasional resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kementerian Kesehatan serta telah terakreditasi,” ujar Avifi Arka di Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Ia menambahkan, dengan pengalaman 17 tahun menangani ribuan kasus trauma, IHC berkomitmen mendukung penguatan kapasitas relawan di lapangan.

Ketua Satuan Tugas Relawan KawanMu, M. Arif An, menegaskan pentingnya pembekalan hipnoterapi bagi relawan yang bertugas di wilayah bencana. Menurutnya, relawan berada di garda terdepan dan berisiko mengalami tekanan psikologis, termasuk Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD).

“Kami memilih IHC karena memiliki rekam jejak yang kuat. Lebih dari 15.000 alumni menjadi bukti bahwa metode yang digunakan efektif dan terpercaya dalam menangani berbagai kasus trauma psikologis,” kata M. Arif An.

Ia menjelaskan, materi pembekalan yang diberikan mencakup sejumlah pendekatan praktis. Di antaranya Self-Hypnosis untuk manajemen stres mandiri, Emotional First Aid untuk penanganan trauma akut, Rapid Trauma Resolution guna mempercepat proses pemulihan, serta Peer Support System untuk menjaga kesehatan mental relawan secara berkelanjutan.

Saat ini, MPKS PP Muhammadiyah tengah menyiapkan sekitar 1.000 relawan KawanMu untuk memperkuat layanan psikososial di daerah terdampak bencana.

Pemberangkatan relawan direncanakan dimulai pada awal Januari 2026, seiring dengan berakhirnya fase tanggap darurat dan dimulainya tahap rehabilitasi serta rekonstruksi.

M. Arif An menambahkan, sebagian relawan telah lebih dahulu diterjunkan ke Provinsi Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara untuk mendukung penanganan awal di lapangan.

Sementara itu, pembekalan lanjutan dilakukan untuk memastikan kesiapan mental dan keterampilan relawan sebelum penugasan berikutnya.

Kegiatan pembekalan ini merupakan kolaborasi strategis antara MPKS PP Muhammadiyah, IHC, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Sosial. Program secara resmi dibuka oleh Ketua MPKS PP Muhammadiyah, Mariman Darto, pada Selasa (16/12/2025).

Pembekalan Tahap I dilaksanakan dalam dua gelombang, yakni pada Selasa–Kamis, 16–18 Desember 2025 di Jakarta dan Jumat–Ahad, 19–21 Desember 2025 di Kota Malang. Sebanyak 300 relawan mengikuti pelatihan ini dan dinyatakan siap diterjunkan untuk membantu masyarakat korban bencana melalui pendekatan psikososial yang terstruktur dan terukur.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#MPKS PP Muhammadiyah #Indonesian Hypnosis Centre #KawanMu #hipnoterapi #psikososial pascabencana