Peristiwa yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB itu menyebabkan truk masuk ke dalam parit di sisi jalan.
Benturan mengakibatkan tangki truk bocor sehingga muatan minyak CPO meluber dan menggenangi sebagian badan jalan.
Kapolsek Lubukkilangan, Kompol Sosmedya, mengatakan tumpahan minyak membuat kondisi jalan licin dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Untuk menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas, petugas memberlakukan sistem buka tutup di lokasi kejadian.
“Truk masuk parit. Arus lalu lintas masih bisa dilalui, namun diberlakukan sistem buka tutup,” ujar Kompol Sosmedya saat dikonfirmasi, Senin (29/12).
Petugas gabungan dari Polsek Lubukkilangan dan Unit Laka Polresta Padang melakukan penanganan cepat dengan menaburkan serbuk sekam di sepanjang titik tumpahan minyak.
Langkah tersebut dilakukan untuk menyerap minyak CPO dan mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan.
Hingga siang hari, personel kepolisian masih berada di tempat kejadian perkara untuk mengatur arus kendaraan serta proses evakuasi truk.
Kendaraan kecil dilaporkan masih dapat melintas secara bergantian dari dua arah, sementara kendaraan besar harus mengantre dalam sistem buka tutup.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Solok, Iptu Rido, mengimbau pengendara dari arah Solok menuju Padang agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi lokasi tumpahan minyak.
“Tumpahan CPO masih terdapat di beberapa titik. Pengendara kami minta fokus di jalan dan tidak berhenti untuk mengambil foto atau video karena dapat memicu kemacetan,” kata Iptu Rido.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berupaya menormalkan kondisi jalur utama yang menghubungkan Kota Padang dan Kabupaten Solok agar dapat dilalui secara aman oleh seluruh jenis kendaraan.(CC1)
Editor : Hendra Efison