Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan hal itu saat menerima kunjungan Prof Yusuf Liu Baojun bersama Ketua IMLF-4 Sastri Bakry dan Sekretaris IMLF-4 Armaidi Tanjung, Selasa (6/1/2026). Pertemuan berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota dan turut dihadiri sejumlah pejabat daerah terkait.
Menurut Ibnu Asis, karya kaligrafi dari Yusuf Liu memiliki keunikan tersendiri. Ia berharap pameran ini dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap ayat Alquran dan kata-kata bijak melalui seni kaligrafi. “Dari kaligrafi sepanjang 10 meter saja sudah mengesankan dan mengagumkan. Apalagi sampai 100 meter nantinya,” ujarnya.
Persiapan Teknis Pameran Kaligrafi
Ibnu Asis menilai pameran kaligrafi ini menjadi daya tarik penting bagi IMLF-4 karena baru pertama kali ia melihat contoh karya sepanjang 10 meter.
Ia berharap rangkaian acara tersebut dapat semakin menyemarakkan perayaan 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi.
Ketua IMLF-4, Sastri Bakry, menjelaskan bahwa Prof. Yusuf Liu Baojun adalah pelukis kaligrafi China muslim yang tinggal di Malaysia. Ia akan berpartisipasi dalam pameran lukisan sepanjang 100 meter selama IMLF-4 di kawasan Jam Gadang Bukittinggi.
Selain sebagai pelukis, Yusuf Liu juga merupakan penulis yang telah menghasilkan 37 buku.
Sastri menyampaikan, Yusuf Liu sebelumnya pernah menampilkan kaligrafi sepanjang 25 meter di Jakarta pada 2024 dalam acara Wara-Wiri Feskraf di Taman Mini Indonesia Indah. Karena itu, panitia ingin memahami teknis pembuatan dan penataan karya yang lebih panjang untuk gelaran tahun ini.
Dukungan Penuh Pemko Bukittinggi
Menurut Sastri Bakry, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Bukittinggi akan menyiapkan kebutuhan teknis pelaksanaan pameran. Pertemuan tersebut digelar agar persiapan dapat dilakukan lebih rinci, termasuk pengaturan lokasi dan keistimewaan karya.
“Dukungan Pemko Bukittinggi sangat positif terhadap pameran kaligrafi sepanjang 100 meter ini,” ujar Sastri.
Ia menilai pertemuan langsung antara Yusuf Liu dan Wakil Wali Kota menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memfasilitasi kegiatan tersebut.
Pada akhir pertemuan, Yusuf Liu menyerahkan beberapa buku karyanya kepada Wakil Wali Kota Bukittinggi.
Armaidi Tanjung juga menyerahkan buku puisi berjudul Dinda Tahajudmu yang Menggoda.(*)
Editor : Heri Sugiarto