Penutupan dilakukan sebagai evaluasi pengamanan pasokan energi selama periode mobilitas tinggi akhir tahun.
Pertamina mencatat penyaluran BBM dan LPG di wilayah Sumbagut berjalan aman dan terkendali. Gasoline meningkat sekitar 1,1 persen, sementara Avtur naik hingga 17 persen dibandingkan rerata normal.
Stok BBM dan LPG tetap aman dengan coverage days 6,2–36 hari hingga pertengahan Januari 2026.
Provinsi Riau mencatat kenaikan konsumsi Gasoline tertinggi di Sumbagut, yakni sekitar 5,8 persen. Konsumsi LPG di provinsi tersebut juga naik sekitar 1,9 persen.
Di Sumatera Utara, konsumsi Gasoline meningkat sekitar 1,2 persen, disertai kenaikan LPG sekitar 2,2 persen sebagai yang tertinggi di Sumbagut.
Kepulauan Riau mencatat pertumbuhan konsumsi Gasoline sekitar 2,0 persen dengan distribusi LPG yang stabil.
Di Sumatera Barat, konsumsi Gasoline meningkat sekitar 0,2 persen dan LPG naik sekitar 1,2 persen. Distribusi energi tetap aman meski terdapat tantangan kebencanaan.
Untuk Aceh, konsumsi Gasoline relatif stabil, sementara LPG turun sekitar 7,6 persen seiring kondisi kebencanaan dan pengendalian distribusi. Pasokan energi tetap terjaga.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, menyampaikan apresiasi atas sinergi para pihak selama Satgas.
“Berakhirnya Satgas Natal dan Tahun Baru 2025/2026 merupakan hasil sinergi yang solid antara Pertamina, pemerintah daerah, aparat, serta seluruh mitra kerja. Secara keseluruhan pasokan BBM dan LPG di wilayah Sumbagut dapat kami jaga tetap aman dan andal,” ujarnya.
Group Head Operation Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Basuki Santoso, menegaskan pengawasan distribusi tetap berlanjut.
“Pasca penutupan Satgas, pengawasan distribusi tetap kami lanjutkan dalam pola operasi normal. Evaluasi selama Satgas menjadi bekal penting untuk menjaga keandalan penyaluran BBM dan LPG,” jelasnya.
Pertamina Patra Niaga Sumbagut memastikan komitmen menjaga keandalan pasokan energi dan kualitas layanan di seluruh wilayah Sumatera Bagian Utara.(*)
Editor : Hendra Efison