Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Presiden Prabowo Peringati Hari Buruh 2026 di Monas, Tegaskan Komitmen Perlindungan Pekerja

Heri Sugiarto • Jumat, 1 Mei 2026 | 15:09 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyalami para peserta aksi Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Jumat (1/5).(Foto: Setkab)
Presiden Prabowo Subianto menyalami para peserta aksi Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Jumat (1/5).(Foto: Setkab)

PADEK.JAWAPOS.COM-Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Jumat (1/5).

Kegiatan yang diikuti sekitar 400 ribu buruh dari berbagai daerah tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk menegaskan komitmen terhadap perlindungan dan peningkatan kesejahteraan pekerja.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa seluruh kebijakan pemerintah sepanjang satu tahun terakhir diarahkan untuk membela kepentingan rakyat, terutama kaum buruh.

Ia menyampaikan bahwa pekerja merupakan kelompok yang memegang peran besar dalam pembangunan bangsa dan harus mendapatkan penghormatan serta perlindungan yang layak.

“Saya menyadari, saya merasakan, dan saya menghormati perjuangan saudara-saudara. Seorang yang bekerja dengan badannya, dengan keringatnya, dengan tangannya, dia adalah seorang yang mulia, seorang bekerja dengan halal. Seorang berjuang untuk anaknya, untuk istrinya,” ungkap Prabowo.

Ia menambahkan bahwa para pekerja, petani, dan nelayan adalah kelompok yang kerap menghadapi kesulitan namun tetap bekerja dengan kejujuran dan keikhlasan.

"Tiap hari, seorang yang bekerja dengan jujur, pengalaman saya, para pekerja, para petani, para nelayan, justru yang hidupnya susah mereka adalah orang-orang yang jujur, orang-orang yang ikhlas," katanya.

Di hadapan massa aksi, Presiden membuka baju safari yang dipakainya di panggung utama lalu melemparkannya ke arah kerumunan buruh. Aksi tersebut sontak disambut sorak dan tepuk tangan para peserta.

Dalam kesempatan itu, Presiden merinci sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai menjadi bukti konkret keberpihakan terhadap kaum buruh.

Salah satunya adalah penetapan Ibu Marsinah sebagai Pahlawan Nasional, sebagai bentuk penghormatan atas perjuangannya membela hak-hak buruh di Indonesia.

Pemerintah juga telah mengesahkan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) setelah melalui penantian lebih dari dua dekade, memberikan dasar hukum yang lebih kuat bagi pekerja rumah tangga di seluruh Indonesia.

Selain itu, pemerintah meratifikasi Konvensi ILO untuk Awak Kapal Perikanan melalui Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2026 guna memastikan keselamatan kerja dan kesejahteraan awak kapal perikanan.

Presiden Prabowo juga menandatangani Perpres Nomor 27 Tahun 2026 yang memperkuat perlindungan bagi pengemudi transportasi online dan pekerja sektor digital, yang selama ini berada dalam kategori pekerja rentan.

Upaya mitigasi pemutusan hubungan kerja turut diperkuat dengan diterbitkannya Keppres Nomor 10 Tahun 2026 tentang pembentukan Satuan Tugas Mitigasi PHK.

Presiden menekankan bahwa berbagai kebijakan tersebut merupakan langkah awal, dan pemerintah akan terus menambah program perlindungan bagi buruh di seluruh sektor agar kesejahteraan mereka semakin meningkat dan terjamin.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Hari Buruh 2026 #May Day Monas #UU PPRT #prabowo subianto #perlindungan pekerja