PADEK.JAWAPOS.COM-Upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir bandang dan tanah longsor besar yang terjadi pada akhir November 2025 lalu di kawasan Sumatera, terus dipercepat.
Pemerintah bersama DPR RI menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat langkah pemulihan, khususnya di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala BP BUMN yang juga COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria.
Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad itu melibatkan perwakilan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Agenda utama adalah merumuskan aksi terpadu dalam memulihkan wilayah terdampak bencana agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.
Dony Oskaria menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci mempercepat proses pemulihan.
Ia menggarisbawahi pentingnya percepatan pemulihan tidak hanya pada infrastruktur fisik, tetapi juga layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, perumahan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
“BP BUMN bersama Danantara hadir mendukung penuh agar masyarakat terdampak bisa segera bangkit. Layanan dasar harus kembali layak, dan aktivitas sosial ekonomi warga bisa pulih cepat,” ujar Dony saat ditemui usai rapat, Senin (25/5/2026) di Kompleks DPR RI.
Dalam rapat tersebut, pemerintah dan DPR juga membahas perkembangan terbaru di lapangan, termasuk kendala teknis dan kebutuhan tambahan untuk mempercepat rekonstruksi.
Selain itu, dibahas pula strategi pembangunan kembali kawasan bencana agar lebih tangguh dan siap menghadapi risiko serupa di masa mendatang.
Melalui kolaborasi strategis antara pemerintah, DPR, dan BUMN, Dony optimistis pemulihan bisa berjalan lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan.
"Seluruh langkah diarahkan agar rekonstruksi tidak hanya membangun ulang, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warga terdampak," tegas putra Tanahdatar, Sumbar itu. (***)
Editor : Heri Sugiarto