PADEK.JAWAPOS.COM – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding BUMN Pertambangan MIND ID, memperkuat kompetensi insan perusahaan melalui In-House Training & Workshop 101: Keterampilan Dasar Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di Tanjung Enim, Jumat (10/7/2026).
Pelatihan tersebut diikuti perwakilan Divisi Sustainability dan unit bisnis PTBA. Kegiatan ini membekali peserta dengan pemahaman mengenai perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) agar lebih terukur, adaptif, dan berkelanjutan.
Selain meningkatkan kompetensi, pelatihan juga bertujuan menyamakan pemahaman mengenai implementasi PPM yang selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta Sustainable Development Goals (SDGs).
Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno, mengatakan penguatan kapasitas insan perusahaan menjadi bagian penting dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
"Sebagai perusahaan yang mengedepankan prinsip keberlanjutan, PTBA terus berkomitmen menghadirkan program-program pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkan kemandirian masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, serta menciptakan nilai bersama bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Eko.
Sementara itu, Sustainable Economic, Social and Environment Department Head PTBA, Listati, menegaskan keberhasilan PPM tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
"Program PPM berorientasi pada penciptaan dampak yang berkelanjutan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi insan perusahaan menjadi investasi strategis agar setiap program yang dijalankan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat," kata Listati.
Pelatihan menghadirkan Dr. Rina Ekawati, S.E., M.M., M.M.Par. dari Yayasan Kinarya Anak Bangsa sebagai narasumber utama. Melalui materi bertajuk Cetak Biru Dampak Berkelanjutan, ia menjelaskan pentingnya penyusunan program PPM yang berangkat dari kebutuhan masyarakat, berbasis data, memiliki indikator keberhasilan yang terukur, serta mampu menciptakan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan.
Selain sesi materi, peserta mengikuti workshop interaktif untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan menyusun rancangan program PPM dengan pendekatan yang lebih sistematis serta berorientasi pada penciptaan dampak.(*)
Editor : Heri Sugiarto