Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Keluarga Miliarder Hinduja Dipenjara akibat Pekerjakan PRT 18 Jam Sehari dan Gaji Rendah

Heri Sugiarto • Minggu, 23 Juni 2024 | 21:17 WIB
Ilustrasi vonis pengadilan. (Foto: Dok. jawapos.com)
Ilustrasi vonis pengadilan. (Foto: Dok. jawapos.com)
PADEK.JAWAPOS.COM-
Pengadilan Swiss menjatuhkan hukuman penjara kepada empat anggota keluarga miliarder Hinduja, karena mengeksploitasi pekerja rumah tangga (PRT) di vila mewah mereka di tepi danau Jenewa.

Orang tua keluarga tersebut, Prakash Hinduja, 78, dan Kamal Hinduja, 75, yang tidak hadir dalam persidangan karena masalah kesehatan, dijatuhi hukuman penjara masing-masing 4,5 tahun, Jumat (21/4/2024).

Ajay Hinduja dan istrinya Namrata, yang juga tidak hadir di ruang sidang, dijatuhi hukuman 4 tahun penjara.

Ajay Hinduja, istrinya Namrata, dan orang tuanya dinyatakan bersalah karena secara ilegal membayar rendah staf yang dipekerjakan dari India, dengan memberikan gaji jauh di bawah standar Swiss. Manajer bisnis keluarga, Najib Ziazi, dijatuhi hukuman percobaan 18 bulan.

Para anggota keluarga Hinduja dituduh mengambil paspor pekerja, mencegah mereka meninggalkan villa, dan memaksa bekerja 18 jam sehari dengan gaji jauh di bawah standar Swiss.

Mereka dibebaskan dari tuduhan yang lebih serius yaitu perdagangan manusia.

Keluarga Hinduja menyatakan ketidakpuasan mereka atas keputusan pengadilan dan menyatakan banding ke pengadilan yang lebih tinggi.

Mereka berharap untuk membatalkan putusan yang menyatakan mereka bersalah mengeksploitasi pekerja rumah tangga yang rentan.

Tim pengacara keluarga mengatakan bahwa para pekerja diperlakukan dengan hormat dan diberikan akomodasi yang layak.

Berbicara di luar pengadilan, Robert Assael, pengacara para terdakwa, mengatakan: "Saya terkejut. Kami akan melawannya sampai akhir," katanya seperti dilansir BBC.

Keluarga Terkaya

Menurut Forbes, keluarga Hinduja diperkirakan memiliki kekayaan bersih sebesar $20 miliar pada Oktober lalu, dan menduduki peringkat ke-7 dalam daftar Orang Terkaya India versi Forbes tahun lalu.

Keluarga tersebut mengendalikan kelompok Hinduja, sebuah konglomerat multinasional yang didirikan tahun 1914 dengan kepentingan di bidang pelayaran, perbankan, dan media.

Sebagian besar kekayaan keluarga tersebut dihasilkan dari investasi di berbagai sektor, seperti minyak, layanan kesehatan, dan real estate, setelah beberapa dekade berdagang barang di India.

Prakash dan Kamal tinggal di Monaco, dan keluarga tersebut memiliki real estat di London—termasuk hotel Raffles London—dan Mumbai.

Hinduja memperoleh kewarganegaraan Swiss  tahun 2000 setelah menetap di negara tersebut pada tahun 1980an. 

Bulan lalu, keluarga tersebut  yang berada di balik Grup Hinduja, menduduki puncak daftar Sunday Times Rich di Inggris, dengan kekayaan gabungan senilai 37,2 miliar pound ($70,8 miliar).

Mereka juga masuk dalam peringkat 20 keluarga terkaya di Asia. (*)

Editor : Heri Sugiarto
#miliarder #eksploitasi #pekerja migran #prt #Prakash Hinduja #Orang Terkaya Asia #hukuman penjara #kekayaan #swiss