Pernyataan disampaikan Trump setelah sang penyanyi top dunia itu mendukung Kamala Harris dalam pemilihan presiden (Pilpres) Amerika Serikat 2024.
Trump menuliskan pernyataan kontroversial tersebut pada Minggu di platform Truth Social miliknya: "Saya Benci Taylor Swift!"
Lima hari sebelumnya, Swift mengumumkan dukungannya untuk Harris dan pasangannya, Tim Walz, tak lama setelah Harris berdebat dengan Trump.
Dalam unggahan Instagram-nya, penyanyi berusia 34 tahun itu menulis, “Saya akan memberikan suara saya untuk Kamala Harris dan Tim Walz dalam pemilihan presiden 2024."
Swift menambahkan, “Saya pikir dia adalah pemimpin yang tenang dan berbakat, dan saya percaya kita dapat mencapai lebih banyak hal di negara ini jika kita dipimpin oleh ketenangan dan bukan kekacauan.”
Mantan anggota kongres sekaligus lawan politik Trump, Liz Cheney, menanggapi pernyataan Trump dengan sinis.
Dalam unggahan di platform X (sebelumnya Twitter), Cheney menggunakan judul salah satu lagu Swift dan menulis, “Dikatakan oleh orang terkecil yang pernah hidup.”
Di sisi lain, Swift pada Rabu malam mendorong penggemarnya untuk ikut memilih saat menerima penghargaan Video of the Year di acara MTV Video Music Awards di Elmont, New York.
“Jika Anda berusia di atas 18 tahun, harap daftar untuk memilih dalam momen yang sangat penting … pemilihan presiden,” ujar Swift seperti dilansir dari The Guardian.
Meskipun kini menyatakan kebenciannya terhadap Swift, Trump sebelumnya tampak berharap mendapat dukungan dari sang penyanyi itu.
Pada Agustus, Trump membagikan gambar hasil kecerdasan buatan (AI) yang menunjukkan Swift seolah mendukungnya sebagai presiden.
Salah satu gambar memperlihatkan Swift mengenakan kostum Paman Sam dengan kata-kata “Taylor ingin Anda memilih Donald Trump.”
Selain itu, Trump juga memposting video deepfake yang menunjukkan sekelompok wanita muda mengenakan kaos bertuliskan “Swifties for Trump” di akun Truth Social miliknya, dengan keterangan, “Saya terima!”
Swift mengungkapkan bahwa postingan Trump tersebut mempengaruhi keputusannya untuk secara terbuka menyatakan dukungan.
“Itu benar-benar memunculkan ketakutan saya tentang AI dan bahaya penyebaran informasi yang salah,” tulis Swift di Instagram pribadinya yang diikuti 284 juta netizen.
“Ini membuat saya sampai pada kesimpulan bahwa saya perlu sangat transparan tentang rencana saya yang sebenarnya sebagai pemilih dalam pemilihan ini," tambah bintang yang pernah menggelar tur raksasa bertajuk The Eras Tour.(*)
Editor : Heri Sugiarto