Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Anwar menyampaikan, "Saya dan keluarga sudah di Pulau Langkawi bagi menerima kunjungan sahabat, Presiden Prabowo Subianto hari ini," katanya.
Namun, Anwar menjelaskan bahwa Prabowo harus menunda pertemuan tersebut.
"Malam tadi beliau mohon menangguhkan pertemuan untuk beberapa hari kerana demam," tulis Anwar.
Ia juga mendoakan kesembuhan bagi Presiden Prabowo Subianto agar rencana pertemuan antara kedua negara dapat segera dilanjutkan.
Postingan Anwar itu mengundang simpati dari para netizen yang banyak mendoakan agar Presiden Prabowo Subianto bisa cepat sembuh.
Selain agenda dengan Prabowo, Anwar Ibrahim juga mengungkapkan rencananya untuk bertemu mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra, pada 26 Desember mendatang.
Pertemuan tersebut, menurutnya, akan membahas isu-isu regional demi kesejahteraan kawasan Asia Tenggara.
Dukungan untuk Prabowo di Sidang D-8
Dalam postingan sebelumnya, Anwar menyampaikan dukungan penuh terhadap ucapan sahabat karibnya, Presiden Prabowo Subianto, semasa Sidang Kemuncak D-8 yang baru-baru ini digelar di Kaherah, Mesir.
Anwar mengapresiasi pernyataan Prabowo yang menyampaikan kebenaran yang pahit namun penting untuk dikemukakan dengan bijaksana, terutama terkait dengan hak kenegaraan Palestina yang merdeka dan berdaulat.
"Malaysia dengan tegas mendukung kepemimpinan Bapak Prabowo untuk menjadi Ketua D-8 pada tahun 2026. Saya menantikan kerja sama erat dengan Indonesia untuk memastikan organisasi ini menjadi lebih dinamis dan inklusif," kata Anwar.
Sebagai negara serumpun, Malaysia berkomitmen untuk bersama Indonesia dalam mengangkat suara rakyat negara-negara berkembang di dunia.(*)
Editor : Heri Sugiarto