NHK melaporkan, pihak berwenang memperingatkan kemungkinan gangguan lalu lintas, khususnya selama periode puncak perjalanan akhir tahun 2024.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) melaporkan bahwa pola tekanan musim dingin dan massa udara dingin telah memicu turunnya salju di banyak daerah.
Hingga Sabtu (28/12) pukul 18.00 waktu setempat, Sukayu di Prefektur Aomori mencatat akumulasi salju setinggi 330 sentimeter, sementara Tsunan di Prefektur Niigata mencatat 220 sentimeter.
Dalam 24 jam hingga Minggu pagi, hujan salju dapat mencapai 70 sentimeter di Prefektur Niigata, 60 sentimeter di wilayah Hokuriku dan Tokai, serta 50 sentimeter di Hokkaido, wilayah Kanto-Koshin, dan Kinki.
Petugas cuaca mengimbau para pelancong untuk memantau perkembangan cuaca dan kondisi jalan secara berkala.
Pengemudi yang melintasi jalanan licin disarankan memasang ban musim dingin serta rantai salju guna mengurangi risiko kecelakaan.
Dengan kondisi cuaca ekstrem ini, masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat bepergian selama musim liburan akhir tahun 2024.(*)
Editor : Heri Sugiarto