Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Presiden Prabowo Mulai Lawatan Kenegaraan ke UEA, Bahas Kerja Sama Strategis dan Stabilitas Kawasan

M Algredi • Rabu, 9 April 2025 | 12:44 WIB

Presiden Prabowo tiba di Abu Dhabi, dalam lawatan ke Timur Tengah. (foto: Ig presidenRI)
Presiden Prabowo tiba di Abu Dhabi, dalam lawatan ke Timur Tengah. (foto: Ig presidenRI)
PADEK.JAWAPOS.COM—Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi memulai rangkaian kunjungan kenegaraan ke lima negara di kawasan Timur Tengah dengan menginjakkan kaki di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), pada Rabu, 9 April 2025.

Lawatan ini menjadi penanda awal dari misi diplomatik yang mencakup Turki, Mesir, Qatar, dan Yordania, dalam upaya memperkuat kerja sama bilateral dan memetakan respons strategis terhadap dinamika global.

Pesawat kepresidenan lepas landas dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 01.05 WIB, dan mendarat di Abu Dhabi sekitar pukul 06.40 waktu setempat.

Presiden Prabowo didampingi delegasi terbatas yang terdiri dari Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Setibanya di Abu Dhabi, Presiden Prabowo dijadwalkan mengadakan pertemuan resmi dengan Presiden Uni Emirat Arab, Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ).

Agenda utama pertemuan ini adalah membahas perkembangan geopolitik dan geoekonomi dunia, dengan fokus pada isu stabilitas kawasan, serta penguatan kerja sama strategis di bidang ekonomi, energi, dan teknologi.

Kunjungan ke UEA merupakan bagian dari strategi diplomatik Presiden Prabowo untuk memperluas jejaring kemitraan Indonesia di tengah konstelasi global yang terus berubah. Fokus utama lawatan ini mencakup diplomasi ekonomi, pengembangan energi bersih, dan transformasi digital.

Usai dari Abu Dhabi, Presiden dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Turki untuk bertemu dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan serta menghadiri Antalya Diplomacy Forum, sebuah forum tingkat tinggi yang mempertemukan para pemimpin dunia dan pemikir strategis untuk membahas tantangan global.

Perjalanan kenegaraan Presiden Prabowo juga akan mencakup Mesir, Qatar, dan Yordania. Di setiap negara, ia akan melakukan pertemuan bilateral yang menyoroti sektor ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan. Fokus utama adalah memperkuat fondasi kerja sama jangka panjang yang saling menguntungkan.

Di Doha, Qatar, Presiden Prabowo akan bertemu dengan Emir Qatar, Sheikh Tamim Bin Hamad Al-Thani. “Saya akan terbang ke Doha, Qatar untuk melaksanakan kunjungan kenegaraan dan untuk menyelesaikan kesepakatan-kesepakatan antara Qatar dan Indonesia, juga tanda tangan berbagai perjanjian dan kesepakatan yang cukup strategis bagi kedua negara kita,” ujarnya.

Sebagai penutup rangkaian lawatan, Presiden Prabowo akan mengunjungi Yordania untuk bertemu Raja Abdullah II. “Dari situ (Qatar), saya ke Jordan, kunjungan kenegaraan dan sekali lagi konsultasi dengan Raja Abdullah II,” tuturnya, menandai akhir perjalanan luar negeri yang sarat diplomasi ini.

Kunjungan kenegaraan ini diharapkan membawa dampak signifikan bagi posisi Indonesia di kancah global, serta menjadi jembatan strategis menuju kerja sama internasional yang inklusif dan produktif. (*)

Editor : Hendra Efison
#Bahas Kerja Sama Strategis #Stabilitas Kawasan #Presiden Prabowo #Lawatan Kenegaraan ke UEA