Kegiatan ini menjadi momentum perayaan sekaligus penguatan hubungan kerja sama kota kembar (sister city) antara Kota Padang dan Kota Hildesheim yang telah terjalin sejak 1988.
Informasi yang diterima Padek dari KJRI Hamburg, acara dibuka dengan pameran fotografi karya Michell Rohmann, seorang ahli lingkungan yang pernah berpartisipasi dalam proyek pengelolaan sampah di Padang pada 2021–2022.
Dalam kesempatan tersebut, Rohmann memaparkan hasil dan dampak kegiatan yang dilakukan dalam program kerja sama kedua kota tersebut.
Selain karya Rohmann, pameran juga menampilkan hasil riset visual mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam organisasi Sagonese e.V. Mereka mengangkat tema sosial dan ekologis terkait perubahan iklim serta dampak tsunami di Kepulauan Mentawai yang menambah perspektif ilmiah dan reflektif terhadap kegiatan budaya ini.
Setelah pameran, suasana malam semakin semarak dengan penampilan musik dan tari tradisional asal Sumatera Barat.
Tarian Rampak dan Tari Piring tampil memukau dengan gerakan energik dan simbolis. Sementara grup musik Indonesia membawakan lagu-lagu daerah seperti Malam Baiko dan Ayam Den Lapeh, menghadirkan nuansa nostalgia bagi masyarakat Indonesia dan warga Jerman yang hadir.
Wali Kota Hildesheim, Ingo Meyer dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas hubungan yang telah terjalin lama antara kedua kota. Ia mengungkapkan pentingnya melanjutkan kolaborasi di berbagai bidang dan mengumumkan rencananya berkunjung ke Padang pada 2026 untuk memenuhi undangan dari Wali Kota Padang.
Konjen RI Hamburg, Renata Siagian, bersama Wali Kota Padang, Fadly Amran dalam sambutan lewat video, turut menyampaikan penghargaan terhadap kemitraan yang telah terjalin.
Kedua pemimpin kota berharap kerja sama Padang–Hildesheim dapat terus berkembang, termasuk bidang investasi dan ketenagakerjaan, serta hubungan antarwarga kedua kota.
Acara Indonesischen Abends menjadi simbol persahabatan lintas budaya yang mempertemukan seni, pengetahuan, dan semangat gotong royong.
KJRI Hamburg dan Pemerintah Kota Hildesheim menegaskan komitmen mempererat hubungan antar masyarakat Padang dan Hildesheim sebagai bagian dari diplomasi kebudayaan Indonesia di Jerman.(*)
Editor : Heri Sugiarto