PADEK.JAWAPOS.COM – Keir Starmer mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pemimpin Partai Buruh dan Perdana Menteri Inggris. Pernyataan itu disampaikan Starmer kepada wartawan di 10 Downing Street, London, pada Senin (22/6/2026).
"Saya akan mengundurkan diri," ujarnya, dikutip dari Al Jazeera.
Keputusan tersebut diambil Keir Starmer setelah menghadapi tekanan politik internal yang sangat kuat di dalam partainya, diperparah oleh penurunan popularitas dan kekalahan besar Partai Buruh dalam pemilu lokal.
Starmer mengatakan perdebatan yang berkembang di internal partainya kini bukan lagi soal siapa yang paling mampu membawa perubahan bagi Partai Buruh. Menurutnya, pertanyaan yang muncul adalah apakah dirinya masih menjadi sosok yang tepat untuk memimpin partai menuju pemilihan umum berikutnya.
Ia mengaku menerima jawaban atas pertanyaan tersebut dengan lapang dada dan memutuskan untuk mundur sebagai pemimpin Partai Buruh.
Starmer akan tetap menjabat sebagai perdana menteri sementara (caretaker) hingga Partai Buruh memilih pemimpin baru.
Proses pemilihan pengganti akan dilakukan secara tertib. Pemimpin baru ditargetkan sudah terpilih sebelum parlemen kembali bersidang pada September mendatang.
Starmer juga menjelaskan bahwa proses tersebut bisa selesai sebelum masa reses musim panas House of Commons pada 16 Juli jika hanya ada satu kandidat. Jika lebih dari satu kandidat maju, pemilihan dapat berlangsung hingga Agustus.
Pada pemilu 2024, Starmer membawa Partai Buruh meraih mayoritas parlemen terbesar sejak 1997. Kemenangan itu sekaligus mengakhiri 14 tahun pemerintahan yang dipimpin Partai Konservatif.
Namun, dalam perjalanannya, popularitas politikus berusia 63 tahun itu terus menurun. Sejumlah jajak pendapat menunjukkan tingkat dukungan publik terhadapnya merosot setelah berbagai kontroversi dan kesalahan kebijakan.
Tekanan dari dalam partai semakin besar setelah Andy Burnham memenangkan pemilihan sela untuk merebut kursi parlemen di wilayah Inggris Barat Laut.
Daily Mail melaporkan Burnham mendapat dukungan luas dari anggota parlemen Partai Buruh setelah kemenangan tersebut. Ia dijadwalkan menjalani pengambilan sumpah sebagai anggota parlemen pada Senin sore.
Saat menyampaikan pengumuman pengunduran diri, Starmer tampak terharu ketika berbicara mengenai keluarganya. Ia mengatakan ingin lebih fokus menjadi "suami terbaik" dan "ayah terbaik".
Sang istri, Victoria, serta putra mereka terlihat hadir bersama sejumlah kolega dekat saat Starmer menyampaikan pernyataannya di depan Downing Street.
Sebelum berbicara kepada publik, Starmer juga diketahui telah melakukan percakapan melalui telepon dengan Raja Charles III yang berada di Highgrove Residence.(*)
Editor : Heri Sugiarto