Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Perkuat Kapasitas UMKM, Mahasiswa Dapat Pengalaman

Adriyanto Syafril • Sabtu, 25 April 2026 | 10:40 WIB
Unand menjalin kerja sama dengan Apindo Sumbar terkait Program Magang UMKM Berbasis Mahasiswa di Sumbar, Kamis (23/4) lalu. (DOK HUMAS UNAND)
Unand menjalin kerja sama dengan Apindo Sumbar terkait Program Magang UMKM Berbasis Mahasiswa di Sumbar, Kamis (23/4) lalu. (DOK HUMAS UNAND)

PADEK.JAWAPOS.COM - Sumbar tengah berada dalam fase pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang berdampak pada masyarakat, infrastruktur, dan aktivitas ekonomi. Meski begitu, daerah ini dinilai tetap memiliki potensi besar dari sektor pertanian, perkebunan, industri pengolahan, hingga pariwisata.

Ini diungkapkan Ketua DPP Apindo Sumbar Rina Pangeran dalam Rapat Kerja dan Konsultasi DPP APINDO Sumbar 2026 di Hotel Pangeran, Kamis (23/4). Kegiatan ini menghadirkan Ketua Umum DPN APINDO Sinta Kamdani, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, jajaran pemerintah daerah, pelaku usaha, serta Rektor Unand Efa Yonnedi.

Langkah konkretnya, sebagaimana dikutip dari laman resmi Universitas Andalas (Unand), Apindo Sumbar menghadirkan tiga program unggulan. Pertama, pendampingan UMKM berbasis mahasiswa dengan skema satu UMKM didampingi lima mahasiswa dan satu pengusaha. Tahun ini direncanakan sebanyak 200 UMKM akan didampingi dengan melibatkan sekitar 1.000 mahasiswa.

Kedua, penguatan ketahanan pangan melalui pembentukan Satuan Tugas dengan pengelolaan lahan awal 70 hektar dan target perluasan hingga 5.000 hektar. Ketiga, program pengelolaan lingkungan menuju target zero waste ke tempat pembuangan akhir.

Ketua Umum Apindo Sinta Kamdani menekankan bahwa sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan akademisi menjadi kunci dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang semakin kompleks, mulai dari kenaikan harga energi hingga tekanan inflasi. Menurutnya, Sumbar memiliki peluang besar untuk tumbuh melalui sektor unggulan, bonus demografi, serta pengembangan pariwisata.

“Kolaborasi lintas sektor seperti ini penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansarullah menyampaikan, struktur ekonomi daerah saat ini sangat bergantung pada UMKM, yang jumlahnya meningkat dari sekitar 600 ribu menjadi lebih dari 740 ribu unit dalam tiga tahun terakhir, dengan sekitar 99 persen merupakan usaha mikro.

Menjawab tantangan tersebut, Unand menyelesaikan strategi kerja sama dengan Apindo Sumbar melalui penandatanganan Nota Kesepahaman terkait Program Magang UMKM Berbasis Mahasiswa di Sumbar.

Rektor Efa Yonnedi, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan ekonomi daerah.

“Melalui program ini, kami tidak hanya mendukung penguatan kapasitas UMKM, tetapi juga memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja maupun menjadi wirausaha,” tutupnya. (rel)

Editor : Adriyanto Syafril
#apindo #umkm #unand