PADEK.JAWAPOS.COM—Banjir setinggi 50 hingga 120 sentimeter merendam dua desa di Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Jumat (8/5/2026), memaksa tim SAR mengevakuasi warga terdampak ke lokasi yang lebih aman.
Dua wilayah yang terdampak paling parah yakni Desa Saureinu dan Desa Silaoinan setelah hujan lebat mengguyur Pulau Sipora sejak pukul 03.00 WIB dini hari.
Luapan sungai menyebabkan permukiman warga tergenang dan aktivitas masyarakat terganggu. Laporan kondisi banjir diterima petugas sekitar pukul 07.50 WIB saat debit air terus meningkat.
Kepala Kantor SAR Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua, mengatakan tim rescue langsung diterjunkan untuk mempercepat proses evakuasi warga, terutama kelompok rentan.
Baca Juga: UAS Hadiri HUT ke-24 Kota Pariaman 2026, Tabligh Akbar dan Launching Pariaman Risalah Disiapkan
“Keselamatan jiwa menjadi prioritas tertinggi dalam setiap operasi kami. Begitu informasi banjir diterima, tim rescue langsung kami mobilisasi menuju Sipora Selatan,” ujarnya.
Sebanyak lima personel SAR dikerahkan ke lokasi dengan membawa perahu karet dan peralatan penyelamatan untuk menjangkau kawasan yang sulit dilalui kendaraan.
Hingga sore hari, proses evakuasi masih berlangsung di sejumlah titik yang terendam cukup dalam. Tim SAR bersama BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai terus melakukan pendataan warga terdampak dan memastikan bantuan darurat tersalurkan.
Baca Juga: 8 Petinju Dharmasraya Borong 4 Medali di Kejurda Pertina Sumbar 2026
“Fokus utama kami memastikan evakuasi berjalan cepat dan aman, terutama bagi orang tua dan anak-anak,” tambah Benteng Hilton Telaumbanua.
Warga diminta tetap waspada karena curah hujan di wilayah Mentawai masih berpotensi tinggi dan dapat memicu kenaikan debit air susulan.(*)
Editor : Hendra Efison