PADANG, PADEK.JAWAPOS.COM – Kabupaten Kepulauan Mentawai tak ingin sekadar menjadi peserta pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Pengcab Kickboxing Indonesia (KBI) Kepulauan Mentawai menyiapkan 15 atlet untuk bersaing pada ajang yang berlangsung 2–14 Oktober 2026 tersebut.
Ketua Pengcab KBI Kepulauan Mentawai, Arif Rahmad Daut, mengatakan persiapan atlet terus dimatangkan menjelang pertandingan.
Mentawai menargetkan bisa bersaing dengan daerah-daerah yang selama ini dikenal sebagai kekuatan kickboxing di Sumatera Barat.
“Kami akan menurunkan 15 atlet pada Porprov XVI Sumbar. Persiapan terus kami matangkan dan kami datang bukan sekadar menjadi peserta,” kata Arif.
Ia menyebut para atlet Mentawai siap memberikan kejutan pada Porprov XVI Sumbar. Menurutnya, persaingan akan dihadapi dengan persiapan yang terus dilakukan sebelum pertandingan dimulai.
“Insyaallah, atlet-atlet Mentawai siap memberikan kejutan dan bersaing dengan daerah-daerah yang selama ini menjadi kekuatan kickboxing Sumbar,” ujarnya.
KBI Sumbar Perkuat Kualitas Pelatih dan Wasit
Persiapan menghadapi Porprov XVI Sumbar juga dilakukan Pengprov KBI Sumbar melalui penataran pelatih dan wasit-juri di UNP Hotel & Convention, Padang, 31 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut diikuti 40 peserta yang terdiri atas 20 pelatih dan 20 wasit-juri dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Penataran resmi ditutup Master Zuli Silawanto, Minggu (2/8/2026).
Sekretaris Umum Pengprov KBI Sumbar, Firman Syafei, mengatakan penataran tersebut bertujuan menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mendukung pelaksanaan Porprov XVI Sumbar.
“Melalui penataran ini kami ingin melahirkan pelatih yang mampu meningkatkan kualitas atlet, sekaligus wasit dan juri yang profesional, berintegritas, dan memahami aturan pertandingan dengan baik,” ujarnya.
Integritas Wasit Jadi Perhatian
Master Zuli Silawanto menilai pelatih dan wasit-juri menjadi fondasi penting dalam pembinaan olahraga prestasi. Ia menekankan pentingnya kejujuran dan keadilan dalam setiap pertandingan.
“Pelatih yang berkualitas akan melahirkan atlet-atlet hebat. Begitu juga wasit dan juri. Jika tidak menjunjung tinggi kejujuran dan keadilan, mereka bisa mematikan karier seorang atlet,” tegas Zuli.
Sementara itu, Ketua Pengprov KBI Sumbar, H. Daswippetra Dt. Manjinjiang Alam, SE, M.Si., mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi Porprov.
“Porprov bukan hanya tentang mengejar medali, tetapi juga bagaimana menghadirkan pertandingan yang berkualitas dan berkeadilan,” katanya.
Dengan persiapan atlet di daerah dan peningkatan kompetensi pelatih serta wasit-juri, KBI Sumbar berharap persaingan pada Porprov XVI berlangsung dengan kualitas pertandingan yang semakin baik.(*)
Editor : Hendra Efison