PADEK.JAWAPOS.COM – Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Sijunjung menggelar Program Sejuta Vaksin Human Papillomavirus (HPV) dosis pertama bagi remaja, dewasa, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan masyarakat umum di Puskesmas Gambok, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) BPOM ke-25, HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-54, dan HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-26.
Pelaksanaan program tersebut menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung untuk mendukung kelancaran vaksinasi.
Program ini mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kabupaten Sijunjung dan masyarakat. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam mengikuti vaksinasi, termasuk dari kalangan ASN dan keluarga ASN.
Balai POM Sijunjung menilai tingginya minat masyarakat menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya pencegahan penyakit melalui vaksinasi.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, kanker serviks merupakan penyebab kematian tertinggi kedua pada perempuan di Indonesia setelah kanker payudara. Angka kematian akibat penyakit tersebut mencapai lebih dari 21 ribu kasus setiap tahun atau rata-rata satu perempuan meninggal setiap satu jam.
Sebagian besar kasus kanker serviks disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV). Virus ini dapat menular melalui hubungan seksual, oral, anal, dari ibu kepada bayi saat persalinan, maupun melalui penggunaan alat medis yang tidak steril.
Pemberian vaksin HPV menjadi salah satu upaya yang dinilai paling efektif untuk mencegah infeksi virus tersebut, terutama bagi kelompok yang belum pernah melakukan hubungan seksual karena vaksin bekerja optimal sebelum terjadi paparan virus.
Balai POM Sijunjung menyebut perluasan sasaran vaksinasi ke kelompok remaja dan dewasa menjadi langkah lanjutan yang penting. Selama ini, vaksinasi HPV lebih banyak menyasar anak usia sekolah.
Dengan menjangkau kelompok usia yang lebih luas, diharapkan semakin banyak perempuan memperoleh perlindungan dini terhadap virus HPV. Langkah tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah menekan angka kejadian kanker serviks melalui deteksi dini dan pencegahan berbasis vaksinasi.
Balai POM Sijunjung berharap momentum peringatan HUT BPOM, KORPRI, dan DWP dapat dimanfaatkan untuk memperluas perlindungan masyarakat dari risiko infeksi HPV melalui sinergi yang berkelanjutan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung.
Peserta yang telah menerima vaksin HPV dosis pertama dijadwalkan mengikuti vaksinasi dosis kedua pada awal September 2026 guna memastikan perlindungan yang optimal terhadap virus HPV.(*)
Editor : Heri Sugiarto