PADEK.JAWAPOS.COM-Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M. Djamil Padang bersama Departemen Pendidikan Non Formal (PNF) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP) meluncurkan Djamil Hospital Schooling, program layanan pendidikan nonformal bagi anak-anak usia sekolah yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Program yang diresmikan pada Selasa (14/7/2026) tersebut bertujuan memastikan hak pendidikan anak tetap terpenuhi meski berada dalam masa rawat inap. Melalui layanan ini, anak-anak diharapkan tetap dapat mengikuti proses belajar sekaligus menjaga semangat selama menjalani perawatan.
Kepala Departemen PNF FIP UNP, Prof. Dr. Ismaniar, S.Pd., M.Pd., mengatakan program ini sejalan dengan konsep pendidikan sepanjang hayat (lifelong education), yang menempatkan proses belajar dapat berlangsung kapan saja dan di mana saja sesuai kebutuhan peserta didik.
"Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan yang layak untuk mengembangkan potensinya. Karena itu, anak-anak yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit juga harus tetap mendapatkan kesempatan belajar. Pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena kondisi kesehatan," ujar Ismaniar.
Menurutnya, Djamil Hospital Schooling merupakan implementasi pendidikan nonformal yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui kolaborasi tersebut, anak-anak yang dirawat di rumah sakit tetap memperoleh layanan pendidikan sekaligus didorong untuk menjaga semangat dan keceriaan selama masa pemulihan.
Ismaniar menambahkan bahwa kondisi psikologis yang baik memiliki peran penting dalam mendukung proses penyembuhan.
Karena itu, penyediaan ruang belajar yang menyenangkan di lingkungan rumah sakit diharapkan mampu memberikan motivasi kepada anak-anak untuk terus belajar dan mempersiapkan masa depan mereka.
Program Djamil Hospital Schooling merupakan hasil kolaborasi RSUP M. Djamil Padang dengan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Program Studi Psikologi Universitas Andalas, Departemen PNF FIP Universitas Negeri Padang, serta sejumlah komunitas dan lembaga swadaya masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus berkembang serta menjadi inspirasi bagi rumah sakit lain dalam menghadirkan layanan pendidikan bagi anak-anak yang sedang menjalani perawatan.(*)
Editor : Heri Sugiarto