PADEK.JAWAPOS.COM — Pemerintah Kota Solok menggandeng Ruangguru untuk membekali guru dan aparatur sipil negara (ASN) dengan kemampuan memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) melalui Program AI READY ASEAN.
Pelatihan literasi AI tersebut digelar di Gedung Kubung 13 Kota Solok, Selasa (1/9/2026), dan diikuti guru serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Solok.
Kegiatan ini tidak hanya mengenalkan perkembangan teknologi AI, tetapi juga mendorong peserta memahami cara memanfaatkannya secara bijak, produktif, aman, dan bertanggung jawab.
Bagi guru, kemampuan menggunakan AI dinilai semakin penting seiring perkembangan teknologi digital. Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu penyusunan materi ajar, pengembangan media pembelajaran, pengolahan informasi, hingga mendukung efisiensi pekerjaan.
Sementara bagi ASN, pemahaman terhadap AI diharapkan dapat membuka peluang pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan inovasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Guru dan ASN Dibekali Literasi AI
Melalui Program AI READY ASEAN, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan sekaligus aspek etika dalam penggunaannya.
Penekanan terhadap penggunaan yang aman dan bertanggung jawab menjadi bagian penting dalam pelatihan tersebut. Dengan pemahaman itu, peserta diharapkan tidak hanya mampu menggunakan teknologi AI, tetapi juga dapat mempertimbangkan penggunaannya secara tepat.
Dinas Pendidikan Kota Solok menyambut baik pelaksanaan pelatihan tersebut. Kegiatan ini dinilai sejalan dengan kebutuhan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tengah perkembangan teknologi AI yang berlangsung cepat.
Bagi lingkungan pendidikan, penguasaan literasi AI diharapkan dapat membantu guru beradaptasi dengan perubahan teknologi sekaligus mengembangkan proses pembelajaran yang lebih efektif.
Pemanfaatan AI juga diarahkan untuk mendukung aktivitas aparatur pemerintah. Pemahaman yang baik terhadap teknologi diharapkan dapat membantu ASN meningkatkan produktivitas, mendorong inovasi, serta mendukung kualitas pelayanan publik.
Diharapkan Diterapkan di Sekolah dan OPD
Pemerintah Kota Solok berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti pada kegiatan pembekalan.
Peserta diharapkan dapat menerapkan pemanfaatan AI di satuan pendidikan maupun perangkat daerah masing-masing sesuai kebutuhan dan tanggung jawabnya.
Dengan demikian, literasi AI tidak hanya menjadi pengetahuan mengenai teknologi baru, tetapi dapat diterapkan untuk mendukung pekerjaan guru, kinerja aparatur, mutu pendidikan, serta pelayanan publik di Kota Solok.
Pelatihan melalui AI READY ASEAN tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia Kota Solok dalam menghadapi transformasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan.(*)
Editor : Hendra Efison