Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

SD Negeri 46 Payakumbuh, Pentingnya Coaching Dalam Kegiatan Supervisi Akademik

Novitri Selvia • Kamis, 5 Oktober 2023 | 14:05 WIB
Erlina S.Pd.SD (KEPALA SDN 46 PAYAKUMBUH
Erlina S.Pd.SD (KEPALA SDN 46 PAYAKUMBUH
Coaching adalah sebuah metode di mana seseorang yang lebih berpengalaman atau terampil memberikan nasehat dan bimbingan kepada orang lain, dengan tujuan membantu menambah dan mengembangkan keterampilan, kinerja, dan karier mereka.

Coaching juga suatu proses di mana seorang coach, menuntun coachee untuk menemukan ide, cara untuk mengatasi masalah atau mencapai tujuannya. Hubungannya adalah kemitraan.

Coach hanya menuntun, tapi coachee yang menentukan keputusan Bagi kepala sekolah Coaching merupakan suatu proses memfasilitasi dan mengantarkan guru untuk memaksimalkan potensi dirinya, sehingga menjadi pribadi yang lebih baik dari sekarang.

Coaching lebih mengutamakan untuk menuntun guru menemukan ide dan gagasan untuk mengatasi masalah dan situasinya sendiri, tidak langsung memberikan solusi ataupun pendapat.

Dalam Coaching itu sendiri juga harus menganut prinsip kemitraan dimana adanya kesetaraan antara coach dengan coachee sehingga tidak ada yang lebih tinggi atau yang lebih rendah.

Salah satu tugas kepala sekolah adalah melakukan supervisi akademik dengan tujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran yang dilakukan oleh guru sudah berpihak kepada peserta didik dan memenuhi kebutuhan mereka.

Tugas pokok dan fungsi kepala sekolah sebagai supervisor dan evaluator adalah melaksanakan program supervisi. Supervisi akademik merupakan serangkaian aktivitas bertujuan memberikan dampak secara langsung pada guru serta kegiatan pembelajaran di kelas.

Sebagai Seorang pemimpin pembelajaran dan sekolah kepala sekolah perlu memiliki paradigma berpikir yang memberdayakan bagi setiap warga sekolah dan melihat kekuatan-kekuatan yang ada dalam komunitasnya.

Melalui supervisi akademik potensi setiap guru juga dapat dioptimalisasi sesuai dengan kebutuhan yang nantinya dapat membantu para guru dalam proses meningkatkan kompetensi dengan menerapkan kegiatan pembelajaran yang baru dan menarik sehingga proses pembelajaran berjalan aktif dan menyenangkan.

Sebagai kepala sekolah SD Negeri 46 Payakumbuh saya menerapkan praktik coaching kepada guru-guru saya dalam melaksanakan supervisi akademik, dengan harapan dapat membantu para guru untuk mengetahui potensi diri mereka.

Dan mencari solusi terhadap tantangan atau hambatan yang mereka hadapi dalam pembelajaran. Coaching ini saya lakukan melalui tiga proses yaitu proses pertama melakukan pra observasi sebelum guru melakukan supervisi.

Dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan yang dapat menggali potensi diri mereka dalam menghadapi permasalahan pembelajaran dan juga membantu mereka dalam menemukan sendiri solusi untuk menghadapi permasalahan, serta orang-orang yang terlibat membantu dalam menghadapi masalah mereka.

Langkah kedua dengan melakukan observasi pada saat proses pembelajaran untuk melihat apakah pembelajaran yang dilakukan sudah perpihak kepada anak dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Dan yang terakhir yaitu tahap pasca observasi dimana saya sebagai kepala sekolah memberikan umpan balik atau refleksi terhadap kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.

Terakhir adalah membimbing guru dalam menyusun rencana pengembangan diri. Dari uraian diatas kita dapat melihat keterkaitan antara Coaching dengan supervisi akademik sangat erat dan tidak dapat dipisahkan.

Karena dalam melakukan supervisi akademik kita bisa memanfaatkan berbagai strategi dan metode, dan untuk supervisi akademik coaching dipandang sebagai strategi yang cocok untuk diterapkan di sekolah terutama kepala sekolah dan guru dimana kepala sekolah bisa bertindak sebagai supervisor dan coach sedangkan guru sebagai coachee.

Melalui percakapan coaching dalam keseluruhan rangkaian supervisi akademik akan tercapai tujuan supervisi akademik sesungguhnya. Sehingga, keterampilan coaching merupakan salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin pembelajaran dan sekolah sebelum melakukan supervisi akademik.

Hal ini karena supervisor dengan paradigma berpikir coaching senantiasa menjadi mitra pengembangan diri para guru. Dan rekan sejawatnya demi mencapai tujuan pembelajaran yang berpihak pada murid dan membawa murid mencapai keselamatan dan kebahagiaan.

Dalam melakukan supervisi akademik melalui coaching, hendaknya berpedoman pada prinsip sebagai berikut: 1) Kemitraan, proses kolaboratif antara supervisor dan guru, 2) Konstruktif: bertujuan mengembangkan kompetensi individu, 3) Terencana, 4) Reflektif, 5) Objektif: data/informasi diambil berdasarkan sasaran yang sudah disepakati, 6)Berkesinambungan, 7) Komprehensif: mencakup tujuan dari proses supervisi akademik.

Supervisi akademik didasarkan pada kebutuhan dan tujuan sekolah dan dilaksanakan dalam tiga tahapan, yakni perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut dan coaching tersebut digunakan pada tahapan supervisi akademik baik di tahap perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut serta siklus dalam supervisi klinis diantaranya Pra-observasi, Observasi dan Pasca-observasi.

Harapannya, dengan adanya penerapan keterampilan coaching dalam supervisi akademik ini kinerja guru sebagai pelayan pendidikan dapat meningkat, sehingga memberikan pembelajaran yang bermakna, berpihak pada murid dan membawa murid mencapai keselamatan dan kebahagiaan.

Sebagai kepala sekolah kita harus melakukan perubahan sesuai kodrat zaman dan kita harus memiliki motivasi internal untuk berubah, karena kita harus mampu memanfaatkan lingkungan sebagai daya dukung kearah yang lebih baik.

Oleh karena itu sebelum melakukan supervisi akademik, sebaiknya kita harus melakukan Coaching terlebih dahulu. Agar tujuan yang ingin dicapai dapat diperoleh dengan baik karena dalam proses coaching akan ada tahapan-tahapan yang dilalui oleh kepala sekolah dan guru.(Erlina S.Pd.SD, KEPALA SDN 46 PAYAKUMBUH) Editor : Novitri Selvia
#Erlina #Pentingnya Coaching #SD Negeri 46 Payakumbuh #Supervisi Akademik