Agenda class meeting termasuk kegiatan ekstrakurikuler sekolah yang dilakukan di waktu-waktu tertentu. Di tingkat SMP dan SMA kegiatan ini biasanya dikelola oleh OSIS dibawah bimbingan guru. Namun pada jenjang SD kegiatan class meeting ini dikelola oleh guru bidang studi.
Kegiatan calss meeting diciptakan sebagai hiburan setelah melewati masa ujian. Selain itu juga banyak manfaat dari kegiatan class meeting ini, antara lain (1) ajang keakraban dan silaturrahmi antar murid, antar kelas, dan juga antar guru dan murid; (2) ajang penyaluran bakat dan minat murid; (3) ajang pelatihan mental kompetitif dan sportifitas murid.
Pada kegiatan class meeting semester ini UPTD SD Negeri 01 Tarantang melaksanakan kegiatan class meeting dengan mengangkat tema “ Budayakan permainan anak nagari melalui kegiatan class meeting.” Tema ini diangkat seiring dengan dikembangkannya kurikulum muatan lokal, terutama Budaya Alam Minangkabau.
Pada kurikulum Budaya Alam Minangkabau (BAM) ini terdapat materi olahraga tradisional. Materi olahraga tradisional ini berupa permainan anak nagari seperti elo upiah, tarompa sayak, tarompa panjang dan lain sebagainya. Kegiatan class meeting yang dilaksanakan mulai tanggal 11 Desember 2023, senin kemaren diawali dengan perlombaan elo upiah (pelepah pinang yang telah kering).
Permainan ini dimainkan secara berpasangan. Satu orang anak duduk diatas upiah dan satunya lagi menarik upiah. Perlombaan ini dilaksanakan dengan adu cepat menarik upiah mulai dari garis start hingga ke garis finish. Siapa yang cepat sampai ke garis finish tanpa terjatuh dialah pemenagngnya. Kegiatan elo upiah ini diikuti oleh murid kelas 4,5 dan 6.
Perlombaan kedua hari itu adalah tarompa sayak, yaitu sejenis perlombaan dengan menggunakan dua buah tempurung kelapa yang ada lobangnya kemudian dari lobang tersebut di beri tali, kemudian tali tersebut dipegang dan tempurung tersebut menjadi alas kaki yang hanya dijepit dengan jari kaki.
Pada perlombaan ini peserta memakai tarompa sayak tersebut dari garis start hingga ke garis finish, siapa yang tercepat tanpa terjatuh daialah yang jadi pemenangnya. Perlombaan ini diikuti oleh murid kelas 4,5 dan 6. Pada hari kedua diadakan lomba Tarompa panjang, yaitu sebuah permainan beregu yang mengutamakan kekompakan dalam berjalan.
Sandal atau tarompa panjang ini terdiri atas 3 orang pemain yang harus berjalan bersama tanpa terjatuh. Pada perlombaan ini juga dimenangkan oleh regu yang paling cepat sampai di garis finish. Perlombaan ini diikuti oleh murid kelas 4, 5 dan 6. Perlombaan selanjutnya untuk murid kelas 1, 2 dan 3 kami mengadakan lomba mewarnai kaligrafi, karena sesuai usianya murid kelas rendah masih senang akan seni mewarnai.
Pemenangnya adalah murid yang paling rapi mewarnai dan memiliki kombinasi warna yang menarik. Kegiatan class meeting kali ini memang terasa berbeda dari sebelumnya, karena perlombaan pada tahun sebelumnya yang hanya mengadakan lomba kebanyakan seperti makan kerupuk, pacu karung, lomba lari dan sebagainya. Peserta didik merasa senang dan antusias mengikuti kegiatan class meeting kali ini.
Kami dari pihak sekolah berharap dengan adanya kegiatan class meeting yang mengangkat permainan anak nagari ini, permainan anak nagari yang mulai hilang ini kembali dibudayakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai kekayaan daerah sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap gadget. (Wilda Azizah, S.Pd, GURU UPTD SDN 01 TARANTANG) Editor : Novitri Selvia