Ratusan pejabat yang dilantik itu, terdiri dari kepala sekolah, lurah, camat, kepala bagian, kepala bidang, sekretaris di Organisasi Perangkat Daerah serta kasi dan jabatan eselon IV lainnya.
Pj Wali Kota Payakumbuh Jasman mengatakan, pelantikan terhadap pejabat di Pemko Payakumbuh sebagian besar merupakan mengisi kekosongan terhadap sejumlah jabatan yang ditinggalkan pejabat sebelumnya.
Seperti Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh misalnya, di mana, instansi ini melaksanakan aturan terbaru Kementerian Pendidikan tentang pengangkatan kepala sekolah bagi guru yang sudah memiliki sertifikat guru penggerak.
Pogram pendidikan guru peggerak di seluruh Indonesia disyaratkan bagi guru untuk mendapat legalitas formal sebagai pemimpin atau aktor penggerak pendidikan. Apakah itu kepala sekolah maupun pengawas sekolah.
Bersamaan dengan, bagi enam guru penggerak yang dilantik menjadi kepada sekolah, ini tentunya akan menjadi kenangan manis. Mengingat tidak semua guru mendapatkan kesempatan seperti ini.
Adapun ke enam guru penggerak yang dilantik menjadi kepala sekolah pada kesempatan ini adalah Ridha Hilmi dilantik sebagai kepala SD 16 Payakumbuh, Sri Mulyani dilantik sebagai kepala SD 60 Payakumbuh, Revi Susanti dilantik sebagai kepala SD 22 Payakumbuh, Widra Hayani dilantik sebagai kepala SD 32 Payakumbuh, Wira Hayu dilantik sebagai kepala SD 30 Payakumbuh serta Nila Permata Sari dilantik sebagai kepala SD 65 Payakumbuh.
Dari keenam guru tersebut, 5 di antaranya juga sudah memiliki sertifikat pengawas, melalui seleksi dan uji kompetensi oleh kementerian pendidikan. Selain mereka, ada juga guru lainnya yang dilantik menjadi kepala sekolah. Dia adalah, Eva Norita yang diamanahkan menjadi kepala sekolah SDN 18 Payakumbuh.
Sedangkan Dani Yuliadi menjadi Kepala Bidang Pendidikan Dasar di Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. Pj. Wali Kota dalam amanatnya berpesan agar seluruh yang dilantik ini dapat menjalankan tugas dengan baik.
Sebagai abdi negara tidak ada cerita belum belajar, belum memahami aturan dan sebagainya. tapi harus cepat mengerjakan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Di mana guru harus learning by doing. (Wira Hayu, S.Pd.SD, KEPALA SDN 30 PAYAKUMBUH)
Editor : Novitri Selvia