PADEK.JAWPOS.COM-Anak-anak adalah aset berharga bagi masa depan bangsa. Dalam membentuk karakter anak hebat, pendidikan dan kebiasaan sehari-hari menjadi faktor penentu. Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed., Menteri Dikdasmen Pertama, juga seorang cendekiawan Muslim Indonesia dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah.
Ia memberikan pandangan yang luar biasa tentang kebiasaan yang dapat membentuk anak-anak Indonesia menjadi hebat dan berdaya saing global di masa yang akan datang. Berikut adalah tujuh kebiasaan yang menurut Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed. penting dimiliki oleh anak-anak Indonesia saat ini:
1. Memiliki Motivasi Tinggi untuk Belajar
Anak hebat adalah mereka yang memiliki semangat belajar tanpa paksaan. Mereka haus akan ilmu dan selalu ingin tahu. Dalam pandangan Abdul Mu’ti, pendidikan harus ditanamkan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.
2. Berkarakter dan Berakhlak Mulia
Selain kecerdasan intelektual, karakter yang kuat dan akhlak yang baik menjadi kunci utama kesuksesan. Nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab harus dibiasakan sejak dini.
3. Kreatif dan Inovatif
Di era digital, anak-anak harus dibekali dengan keterampilan berpikir kreatif dan inovatif. Mereka harus mampu melihat peluang, berpikir kritis, dan menemukan solusi atas berbagai tantangan.
4. Mandiri dan Tangguh
Kemandirian adalah bekal utama menghadapi masa depan. Anak-anak harus dibiasakan untuk menyelesaikan masalah sendiri, tidak mudah menyerah, dan selalu berusaha mencari solusi terbaik dalam berbagai situasi.
5. Berjiwa Sosial dan Peduli Sesama
Anak hebat tidak hanya sukses untuk dirinya sendiri, tetapi juga bermanfaat bagi orang lain. Abdul Mu’ti menekankan pentingnya membangun empati dan kepedulian sosial agar anak tumbuh menjadi individu yang memberi dampak positif bagi masyarakat.
6. Melek Teknologi tetapi Tidak Terjebak Teknologi
Di tengah perkembangan digital, anak-anak harus cerdas dalam menggunakan teknologi. Abdul Mu’ti menekankan bahwa teknologi harus dimanfaatkan untuk belajar dan berkarya, bukan sekadar hiburan yang tidak bermanfaat.
7. Berorientasi pada Masa Depan dan Cita-Cita Besar
Anak-anak yang hebat memiliki visi jangka panjang. Mereka tahu apa yang ingin dicapai dan memiliki perencanaan yang jelas untuk meraih mimpi mereka. Orang tua dan pendidik memiliki peran besar dalam membantu anak menetapkan tujuan hidupnya.
Menurut Prof Abdul Mu’ti, membentuk anak hebat Indonesia tidak hanya tugas sekolah, tetapi juga tanggung jawab keluarga dan masyarakat.
Dengan menanamkan tujuh kebiasaan ini, diharapkan lahir generasi emas yang siap membangun Indonesia lebih maju dan berdaya saing global di masa depan. (Adril Maiyanto, S.Pd., M.Pd, GURU MTSN 7 PESISIR SELATAN)
Editor : Novitri Selvia