PADEK.JAWAPOS.COM-Ramadhan yang mulia telah datang menyapa kita semua. Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang dirindukan oleh orang-orang yang beriman. Salafus shalih terdahulu senantiasa berdo’a kepada Allah swt.
Enam bulan sebelum Ramadhan datang, agar dipanjangkan umur mereka supaya bisa bertemu dengan bulan Ramadhan yang mulia. Mereka juga berdo’a enam bulan setelah Ramadhan agar amal yang mereka lakukan selama Ramadhan diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala.
Betapa agung dan mulianya bulan Ramadhan yang Allah sediakan untuk umat nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Di antara keutamaan dan kemuliaan bulan Ramadhan yaitu;
Pertama, kebaikan-kebaikan yang kita lakukan dilipat gandakan di sisi Allah swt.Bulan Ramadhan di dalamnya ada satu malam yang mulia yang nilai pahala amal di malam itu lebih baik dari seribu bulan, malam itu disebut dengan Lailatul Qadar.
Kedua, Ramadhan adalah bulan diampuninya dosa-dosa umat manusia oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Hadits nabi yang artinya : “Barang siapa yang berpuasa/menghidupkan malam di bulan Ramadhan dengan penuh iman dan perhitungan maka akan diampuni dosa-dosanya di masa yang lalu”.
Ketiga, doa-doa akan diijabah oleh Allah swt . Sesuai dengan hadits nabi Muhammad saw. yang artinya :”tiga golongan manusia yang doanya tidak akan tertolak; do’a pemimpin yang adil, do’a orang yang berpuasa sampai dia berbuka, do’a orang-orang yang teraniaya” .
Sebagai mukmin, kita harus mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadhan yang mulia. Ibarat tamu istimewa yang datang ke tempat kita, maka kita harus menyambut dengan persiapan yang matang dan maksimal.
Terlebih lagi bulan Ramadhan yang penuh dengan kemuliaan, tentu kita harus menyambut dengan sukacita dan persiapan yang maksimal sebagai bukti kita berbahagia akan kedatangan bulan yang mulia ini.
Selaku guru Pendidikan Agama Islam yang ada di SD Negeri 22 Lubukminturun, Romi Desrianto, S.Pd.I bersama kepala sekolah dan majelis guru melakukan acara tarhib Ramadhan di sekolah. Kegiatan dilaksanakan di waktu kegiatan kerohanian di hari Jumat.
Romi Desrianto, S.Pd.I memberikan tausiyah dan pencerahan kepada siswa dan guru terkait dengan persiapan menyambut bulan Ramadhan yang mulia. Romi Desrianto juga aktif memberikan materi tarhib Ramadhan di sekolah dan Rumah Qur’an yang ada di kota Padang.
Beberapa waktu yang lalu. Romi-PTB (nama pena Romi Desrianto) diundang oleh SDN 11 Lubukbuaya, yang merupakan sekolah rujukan Kota Padang. Tarhib Ramadhan SDN 11 Lubukbuaya ini dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 21 Februari 2025.
Ratusan siswa SDN 11 Lubukbuaya dan majelis guru berkumpul memadati halaman sekolah.Kegiatan ini berjalan lancar dan sukses. Romi-PTB juga diundang oleh pimpinan Rumah Qur’an “Baiti Jannati” Sumatera Barat, Bapak Yusrianto,S.Pd dalam acara yang sama yaitu tarhib Ramadhan.
Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Qur’an ‘Baiti Jannati” yang beralamat di Jalan Murai Air Tawar Barat. Kegiatan ini diikuti oleh santriwan dan santriwati Rumah Qur’an Sumatera Barat beserta orang tua wali murid santri.
Acara ini terlaksana dengan baik dan penuh hikmah. Kegiatan ini langsung dihadiri oleh Bapak Yusrianto,S.Pd selaku pimpinan Rumah Qur’an Sumatera Barat dan sekaligus beliau juga merupakan Pengawas TK/SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang.
Pada beberapa kegiatan Tarhib Ramadhan tersebut Romi-PTB menjelaskan beberapa hal yang mesti dilakukan dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Diantara persiapan yang mesti dilakukan dalam menyambut Ramadhan yaitu;
Pertama, menyambut Ramadhan dengan sukacita dan hati yang gembira. Orang yang gembira menyambut kedatangan Ramadhan sebagai pertanda memiliki iman yang tinggi.
Sebaliknya, orang yang merasa khawatir atau tidak bahagia dengan kedatangan Ramadhan merupakan pertanda orang-orang yang lemah dan kurang iman.
Kebahagiaan dengan kedatangan Ramadhan tidak hanya sekedar rasa bahagia semata akan tetapi tentu diikuti dan diiringi dengan aksi nyata dalam menyambut Ramadhan.
Meperbanyak do’a di bulan Sya’ban sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah saw. yang berbunyi “Allahumma baariklana fi rajaba wa sya’ban wa balligna ramadhan”.
Artinya : “Ya Allah berikanlah keberkahan hidup kami di bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikanlah umur kami di bulan Ramadhan yang penuh kemuliaan”. Memohon kemudahan kepada Allah swt agar Allah kuatkan dalam menjalankan ibadah Ramadhan.
Sesungguhnya Allah swt lah yang memberi kemudahan dalam setiap kegiatan yang kita lakukan. Tidak ada kemudahan melainkan Allah swt. yang memudahkannya.
Ketika ada kesulitan, dengan izin Allah swt pun juga akan menjadi mudah. Bertaubat kepada Allah swt untuk menyambut bulan yang mulia juga perlu dilakukan sebagai mukmin.
Kedua, persiapan menyambut Ramadhan berikutnya adalah persiapan amal dan ruhiah kita.Ulama yang bernama Abu Bakar Al Balkhi pernah mengatakan bahwa bulan Rajab adalah bulan menanam tanaman, Sya’ban adalah bulan menyiram tanaman, sedangkan bulan Ramadhan adalah bulan memanen.
Tidak akan mungkin seseorang akan mendapatkan keutamaan yang ada di bulan Ramadhan, tanpa ada persiapan amal ibadah dari bulan Rajab dan Sya’ban ini.
Puasa sunnah di bulan Sya’ban, memperbanyak membaca Al-Qur’an, memulai shalat malam merupakan upaya untuk meningkatkan ruhiyah kita sehingga lebih memudahkan kita untuk beribadah dan mendapatkan keutamaan yang ada di bulan Ramadhan yang sangat agung itu.
Ketiga,menyambut bulan suci dengan hati yang bersih dan saling bermaafan diantara satu dengan yang lainnya serta bertaubat kepada Allah swt.
Jangan sampai sesama umat Islam saling bermusuhan, karena Allah swt tidak akan memberikan ampunan kepada hamba Nya yang bermusuhan satu dengan yang lainnya. Allah swt tangguhkan ampunan kepada mereka yang bermusuhan sampai mereka saling bermaafan satu dengan yang lainnya.
Keempat, Romi-PTB menyampaikan kepada jama’ah yang hadir pada acara tarhib Ramadhan agar terhindar dari dari hal-hal yang tidak disunnahkan oleh Rasulullah saw. dalam menyambut bulan suci Ramadhan, apalagi menyambut Ramadhan yang disertai dengan hal-hal kemaksiatan. Nauzubillah.
Romi PTB menyampaikan kepada majelis , semoga dengan acara Tarhib Ramdhan ini menambah bekal kita dalam beribadah di bulan suci Ramadhan. Kita bisa beribadah dengan maksimal di bulan Ramadhan tahun ini .
Kita bisa dan mampu meraih keutamaan yang ada di dalam Ramadhan itu dan pada akhirnya selesai Ramadhan kita menjadi manusia yang bertakwa di sisi Allah SWT. Amin. (Romi Desrianto, GURU SD N 22 LUBUKMINTURUN)
Editor : Novitri Selvia