PADEK.JAWAPOS.COM-Suasana khidmat menyelimuti Mushala Sakinah pada Kamis pagi, 6 Maret 2025, saat pembukaan Pesantren Ramadhan 1446 H resmi digelar. Momentum ini menandai kembalinya tradisi yang telah menjadi ciri khas Kota Padang selama lebih dari 25 tahun, bahkan menjadi acuan secara nasional.
Namun, penyelenggaraan tahun ini menghadirkan nuansa yang berbeda dan istimewa.
Pembukaan Pesantren Ramadhan di Mushalah Sakinah Kompleks Cendana Andalas tahun ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Emilza, SSPT, M.IKom dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang.
Dalam 1 kesempatan tersebut, Ibu Emilza membacakan pidato Walikota Padang, Fadly Amran, yang mengusung tema “Melalui Pesantren Ramadan Membentuk Karakter Berbasis ABS-SBK dalam Mencegah Perilaku Negatif Anak dan Remaja”.
“Pada hari ini, Kamis, 6 Maret 2025, kita kembali duduk bersama di masjid/mushala untuk melaksanakan sebuah program yang sudah menjadi ciri khas Kota Padang selama lebih kurang 25 tahun, program yang sudah menjadi acuan secara nasional, yaitu Pesantren Ramadan. Walaupun program ini sudah berlangsung selama 25 tahun, namun ada yang berbeda pada penyelenggaraan Pesantren Ramadan tahun ini,” ucap Emilza mengawali pembacaan pidato Walikota.
Dalam pidatonya, Walikota Padang menekankan tiga poin utama yang menjadi pembeda penyelenggaraan tahun ini. Pertama, Mobilisasi Potensi ASN untuk Kejayaan Kota Padang.
Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kota Padang mengerahkan 1.034 pejabat struktural untuk membuka Pesantren Ramadhan secara serentak. Langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menggerakkan seluruh potensi yang ada, termasuk ASN, masyarakat, dan potensi alam, demi kejayaan Kota Padang.
“Semua potensi yang kita punya!!! Untuk apa???
Untuk kejayaan Kota Padang!!! Sesuai dengan visi misi yang saya usung bersama Bapak Maigus Nasir,” tegas Walikota dalam pidatonya.
Kedua, Target Khatam Al-Quran. Pesantren Ramadhan 1446 H diharapkan dapat melahirkan anak-anak yang khatam Al-Quran selama bulan suci Ramadhan. Hal ini menjadi salah satu target utama dalam penyelenggaraan pesantren tahun ini.
Ketiga, Implementasi “Smart Surau”. Pesantren Ramadhan kali ini akan menjadi cikal bakal implementasi program “Smart Surau” di masjid dan mushala penyelenggara. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dan pemanfaatan surau sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial.
Penyelenggaraan Pesantren Ramadhan 1446 H ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pembentukan karakter generasi muda Kota Padang, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dan budaya di tengah masyarakat.
Selain itu, H. Guswandi, SH, MM (Ketua), menyampaikan bahwa kegiatan Pesantren Ramadhan tahun ini diikuti oleh santri pilihan.
“Kita tidak perlu kuantitas, tapi kualitas. Dengan jumlah santri yang terbatas, kami pengurus berharap santriwan dan santriwati di Mushala Sakinah dapat khatam Al Quran sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Bapak Walikota kita dalam pidatonya,” ujar Guswandi.
Senada dengan itu, Syafrianto, S.Thi, menyatakan bahwa Pesantren Ramadhan kali ini tidak ada ujian. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih maksimal pada praktik dan fokus pada pendalaman pemahaman agama.
Sebagai bagian dari panitia, Fery Fernando, M.Pd, juga menyampaikan perasaan bangganya terhadap santriwan dan santriwati di Mushala Sakinah. Beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada ibu dan bapak pengawas yang melaksanakan tugasnya dengan penuh keikhlasan.
Dalam upaya menyukseskan Pesantren Ramadhan 1446 H ini, kami menghimbau kepada seluruh orang tua dan masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang kondusif agar para santri dapat mengikuti kegiatan ini dengan khusyuk dan penuh semangat.
Kami mengajak orang tua untuk memberikan dukungan penuh, pengawasan, dan kerja sama, serta memperhatikan kesehatan anak-anak. Kepada masyarakat, kami harapkan dukungan moral, partisipasi aktif, menjaga ketertiban, dan dukungan doa.
Dengan kerja sama dan dukungan dari semua pihak, Insya Allah Pesantren Ramadhan 1446 H ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi pembentukan karakter generasi muda Kota Padang.
Penyelenggaraan Pesantren Ramadhan 1446 H ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pembentukan karakter generasi muda Kota Padang, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dan budaya di tengah masyarakat.(Zahratil Husna, GURU SMPN 30 PADANG)
Editor : Novitri Selvia