Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

SMA Negeri 1 Padangpanjang, Kenalkan Budaya Jepang lewat Nihongo Camp 2

Zulkarnaini. • Selasa, 26 Agustus 2025 | 14:16 WIB

ANTUSIAS: Para siswa yang ikut Nihongo Camp 2 yang diselenggarakan MGMP Bahasa Jepang.
ANTUSIAS: Para siswa yang ikut Nihongo Camp 2 yang diselenggarakan MGMP Bahasa Jepang.

PADEK.JAWAPOS.COM-Perkembangan positif ditunjukan para pelajar Padangpanjang terhadap bahasa Jepang. Hal ini terlihat dari partisipasi aktif empat sekolah—SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, dan SMKN 1 Padang Panjang—dalam kegiatan Nihongo Camp 2 yang diselenggarakan oleh MGMP Bahasa Jepang Cabdin 1.

Acara ini berlangsung di SMKN 1 Bukittinggi dan melibatkan pelajar dari berbagai kota di Sumatera Barat hingga Riau. Dengan mengangkat tema “Melalui Yurukyara Kita Perkenalkan Potensi Daerah”, kegiatan ini menggabungkan pembelajaran bahasa dengan pengenalan budaya Jepang secara kreatif.

Yurukyara sendiri merupakan maskot khas daerah di Jepang yang dirancang dengan karakter lembut dan menarik untuk mempromosikan identitas lokal.

Acara ini menghadirkan pengajar tamu dari Jepang, Shigemura Sensei, serta melibatkan lebih dari 60 peserta dari daerah seperti Bukittinggi, Padang Panjang, Agam, Solok, Payakumbuh, Pasaman, hingga Pekanbaru.

“Melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya belajar bahasa Jepang secara teoritis, tetapi juga mendapat kesempatan untuk berinteraksi langsung menggunakan bahasa tersebut dalam konteks nyata dan menyenangkan,” ujar Afis Alhadi, Ketua MGMP Bahasa Jepang Cabdin 1.

Fitri Yansyah, Ketua MGMP Bahasa Jepang Kota Padang Panjang, menekankan bahwa partisipasi sekolah-sekolah ini mencerminkan komitmen dalam mendorong pembelajaran bahasa asing yang lebih aplikatif.

“Masing-masing sekolah mengirimkan tiga siswa untuk mengikuti pelatihan. Ini adalah peluang penting untuk membuka wawasan mereka serta menjalin relasi dengan pelajar dari berbagai daerah,” katanya.

Salah satu peserta, Himmah Mayusarah dari SMAN 1 Padang Panjang, mengaku kegiatan ini memberinya semangat baru. “Saya sangat senang bisa bertemu teman-teman baru dan belajar bahasa Jepang dalam suasana yang menyenangkan. Ini pengalaman yang luar biasa,” ujarnya.

Koordinator kegiatan, Paulina Sensei, menjelaskan bahwa di akhir program, peserta dibagi ke dalam kelompok untuk mempresentasikan karakter yurukyara buatan mereka dalam bahasa Jepang.

“Lewat presentasi ini, siswa belajar menyampaikan ide dan konsep secara lisan, yang tentu sangat penting dalam penguasaan bahasa,” jelasnya.

Ketua MGMP Bahasa Jepang Riau sekaligus guru dari SMAN 9 Pekanbaru, Bobby, menyatakan ketertarikannya pada konsep kegiatan ini. “Model pembelajaran berbasis proyek seperti ini sangat efektif. Kami akan mempertimbangkan untuk mengadaptasinya di Riau,” katanya.

Melalui keterlibatan aktif dalam Nihongo Camp 2, para siswa dari Padang Panjang tidak hanya memperluas pengetahuan budaya dan bahasa Jepang, tetapi juga membangun jejaring antarpelajar lintas daerah, yang diharapkan dapat mendorong kolaborasi dan semangat belajar yang lebih tinggi ke depannya.(tim laman guru)

Editor : Novitri Selvia
#SMA Negeri 1 Padangpanjang #budaya jepang #Nihongo Camp 2