Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

UPTD SD Negeri 08 Sarilamak, Cinta Lingkungan dengan Sasisepo di Akhir Semester

Zulkarnaini. • Selasa, 16 September 2025 | 14:45 WIB
Peduli lingkungan: Murid UPTD SDN 08 Sarilamak melakukan penghijauan dengan menanam pohon.
Peduli lingkungan: Murid UPTD SDN 08 Sarilamak melakukan penghijauan dengan menanam pohon.

PADEK.JAWAPOS.COM-Semester genap tiap tahun ajaran adalah ujung perjuangan bagi seorang siswa yang duduk di bangku Sekolah Dasar. Kerena di semester ini deretan ujian demi ujian dijalani oleh siswa SD.

Di awali dengan ujian TO (Try Out), US (Ujian Sekolah) dan ujian praktek. Begitu juga di UPTD SD Negeri 08 Sarilamak, di mana rangkaian ujian tersebut juga dilakoni para siswa kelas enam. Ujian try out merupakan ujian tulis yang terdiri dari sepuluh mata pelajaran.

Mulai dari Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, ilmu Pengetahuan Sosial, Pendidikan Jasmani Olah Raga dan Kesehatan, Pendidikan Seni Budaya dan Prakarya, Budaya Alam Minangkabau, dan Pendidikan Al Qur’an.

Ujian ini biasanya diadakan pada minggu pertama atau minggu kedua bulan Maret. Pada awal bulan Mei ujian dilanjutkan dengan Ujian Sekolah. Pada sesi ini siswa juga diuji secara tulis.

Mata pelajaran yang diuji pun sama dengan mata pelajaran yang diuji pada ujian try out yang dilaksanakan pada bulan Maret di atas.
Belum selesai dengan ujian Try Out dan Ujian Sekolah saja, masih ada rangkaian ujian lain yang harus diikuti oleh siswa. Yaitu ujian praktek.

Pada ujian ini tidak semua mata pelajaran diujikan. Di sini yang diuji hanya empat mata pelajaran saja. Pertama, Pendidikan Agama Islam. Dalam Pendidikan Agama Islam yang dipraktekkan adalah ibadah sehari hari umat muslim yaitu bacaan shalat wajib dan gerakannya.

Penilaiannya terdiri dari ketepatan bacaan dan gerakan, kelancaran bacaan dan tertib (urutan gerakan dan bacaan mulai dari awal sampai akhir). Mata pelajaran yang dipraktekkan kedua adalah mata pelajaran Pendidikan Seni Budaya dan Prakarya.

Materi keterampilan biasanya menjahit. Ada juga seni suara. Pada Seni Suara siswa diminta mempraktekkan nyanyi lagu Indonesia Raya, dan menyanyikan salah satu lagu wajib.

Yang ketiga, mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olah Raga dan Kesehatan. Materinya terdiri dari atletik seperti lompat jauh maupun lari jarak pendek. Serta permainan bola besar. Biasanya yang diuji adalah permainan bola voly. Yang dinilai ada passing atas, passing bawah, dan juga serve.

Terakhir mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Biasanya di sini materi yang akan dipraktekkan diserahkan kepada kebijakan sekolah. Disediakan beberapa materi, nanti diminta sekolah untuk memilih materi apa yang akan diujikan di sekolah masing-masing.

Di UPTD SD Negeri 08 Sarilamak materi Ilmu Pengetahuan Alam yang diujikan sama dengan ujian tahun sebelumnya, yaitu membuat rangkaian listrik parallel, dan perkembangbiakan tumbuhan.

Untuk rangkaian listrik parallel Siswa diminta menyediakan berbagai pelengkapan yang dibutuhkan dalam ujian praktek tersebut, seperti kabel, bola lampu, baterai, dan alat-alat yang dirasa perlu. Dalam praktek tersebut para siswa mengikuti ujian dengan semangat dan konsentrasi.

Sehingga seluruh peserta bisa mnyelesaikan pekerjaannya dengan baik dan tepat waktu. Untuk materi perkembangbiakan tumbuhan panitia ujian sepakat untuk mengadakan pembaharuan dari tahun sebelumnya.

Biasanya siswa di bawah bimbingan guru diminta untuk mencangkok tumbuhan di rumah sesuai urutan kerja yang sudah diajarkan. Kemudian hasilnya nanti dibawa ke sekolah dan siswa diperbolehkan membawa pulang cangkokan tersebut dan ditanam di rumah masing-masing. Namun tahun ini tidak.

SD Buluh Kasok mengambil topik “Sasisepo (SAtu SIswa SEbatang POhon). Siswa disuruh menanam biji tanaman tua di rumah masing-masing pada awal bulan Maret dulu. Boleh memakai polibek, maupun wadah sabun cuci maupun minyak goreng.

Bibitnya diserahkan kepada siswa, asalkan tanaman tua dan berumur panjang. Setelah ujian rangkaian listrik diadakan siswa diminta mambawa bibit yang sudah dipolibekkan dulu ke sekolah. Bermacam bibit dibawa oleh siswa.

Ada durian, pokat, manggis, sirsak dan buah lainnya. Kali ini bibit tidak bibawa pulang, tapi ditanam di lingkungan sekolah. Dengan bimbingan guru kelas VI Ibu Wirdalili, S.Pd, siswa mulai menanam bibit yang mereka bawa.

Walaupun di bawah terik matahari mereka bercocok tanam dengan penuh semangat. Masing-masing siswa menanam bibitnya sendiri. Setelah dibuat lobang, bibit dimasukkan. Tidak lupa plastic atau polibeknya dibuang.

Supaya tidak dimakan ternak guru kelas menyarankan agar bibit itu dipagar menggunakan peralatan yang memang sudah sengaja disiapkan oleh siswa dari rumah.

Setelah semua selesai menanam, siswa kelas enam dikumpulkan di kelasnya. Siswa diberikan pengarahan agar di rumah siswa juga menerapkan Sasisepo, dengan tujuan siswa terbiasa “Kecil Menanam, Dewasa Memanen.”(Maryani, S.Pd, GURU UPTD SDN 08 SARILAMAK)

Editor : Novitri Selvia
#UPTD SD Negeri 08 Sarilamak #Maryani #Sasisepo