PADEK.JAWAPOS.COM-Hujan yang turun sejak pagi tak menghalangi semangat keluarga besar SMPN 2 Bukittinggi dalam menyambut tamu istimewa dari negeri jiran.
Rombongan guru Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Machang Bubuk, Pulau Pinang, Malaysia, tiba di sekolah yang dikenal sebagai salah satu ikon pendidikan berprestasi di Kota Bukittinggi.
Kunjungan ini menjadi langkah nyata mempererat kerja sama dan persahabatan lintas negara dalam bidang pendidikan. Sejak pukul 09.00 WIB, suasana sekolah sudah semarak.
Para tamu disambut di gerbang sekolah dengan tari pasambahan, tabuhan tambua tansa, dan atraksi silat yang ditampilkan oleh para siswa. Sambutan penuh semangat itu menghadirkan nuansa budaya Minangkabau yang hangat dan bersahabat.
“Selamat datang di Bukittinggi, kota Jam Gadang, di SMPN 2 Bukittinggi, sekolah penuh prestasi!” ujar Rizki, sang pembawa acara, disambut tepuk tangan meriah dari para tamu dan guru.
Pertemuan resmi kemudian berlangsung di laboratorium IPA, diawali dengan sambutan dari Tuti Kahirina, S.Th.I., Wakil Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, yang mewakili Kepala Sekolah Yessy Suryanty, S.Pd., M.Pd.
Dalam sambutannya, Tuti menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kedatangan rombongan Machang Bubuk. “Kami tidak menganggap Bapak dan Ibu sebagai tamu, tetapi sebagai sahabat dalam misi mulia mendidik generasi penerus,” ujarnya penuh kehangatan.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Hendri, M.Pd., Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi, yang hadir mewakili Kepala Dinas.
Ia menegaskan bahwa SMPN 2 Bukittinggi dipilih sebagai tuan rumah karena prestasi dan kiprahnya dalam gerakan literasi dan berbagai prestasi.
“Kehadiran tamu dari negara tetangga adalah bentuk pengakuan bahwa SMPN 2 layak menjadi wajah pendidikan unggul di Bukittinggi,” ucapnya.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi profil sekolah oleh Ibu Dilla, S.Pd., guru Bahasa Indonesia yang dikenal aktif menggerakkan literasi. Dengan penuh semangat, beliau memaparkan visi, misi, dan berbagai prestasi yang telah diraih sekolah.
Puncak kegiatan hari itu adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara SMPN 2 Bukittinggi dan SMK Machang Bubuk. Penandatanganan dilakukan oleh Ibu Tuti Kahirina dan Tuan Haji Anuar Bin Rahim, Kepala SMK Machang Bubuk sekaligus ketua rombongan.
Dalam sambutannya, Tuan Haji Anuar menyampaikan rasa haru dan syukur atas sambutan yang luar biasa dari keluarga besar SMPN 2.
“Kami sangat terharu. Bukan hanya karena tarian atau plakat, tetapi karena kehangatan hati yang kami rasakan sejak tiba di sini. Ini bukan sekadar kunjungan, tapi awal dari persaudaraan sejati,” ungkapnya dengan nada bergetar.
Sebagai simbol persahabatan, kedua sekolah bertukar cendera mata SMPN 2 menyerahkan plakat bergambar Jam Gadang, sementara pihak Malaysia memberikan kenang-kenangan khas Pulau Pinang.
Meski cuaca tak mendukung untuk tur keliling sekolah, suasana akrab tetap terasa. Dialog ringan seputar tantangan mengajar, semangat literasi, hingga harapan masa depan pendidikan mengisi sisa waktu pertemuan.
Menjelang siang, rombongan SMK Machang Bubuk berpamitan menuju Padang untuk melanjutkan perjalanan sebelum kembali ke Malaysia. Di tengah rinai hujan, perpisahan berlangsung haru penuh senyum, pelukan, dan doa.
Hari itu, bukan hanya dua sekolah yang bersaudara. Tetapi dua hati, dua bangsa serumpun, yang disatukan oleh semangat yang sama: mendidik dengan cinta, membangun masa depan tanpa batas.(Dilla, S.Pd, GURU SMPN 2 BUKITTINGGI)
Editor : Novitri Selvia