PADEK.JAWAPOS.COM - Penguatan literasi di sekolah terus diperkuat untuk memastikan masa depan yang terjamin bagi para siswa dan juga untuk menjawab tantangan kecangihan zaman.
Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar melalui Kabid Pembinaan SMA Mahyan mengatakan Dinas melakukan pemantauan literasi terus melakukan pemantauan literasi terhadap sekolah-sekolah yang ada di Sumbar.
Pemantauan ini dilakukan melalui update raport Pendidikan yang ada disetiap sekolah berkaitan dengan literasi.
“Dalam raport ada literasi dan numerasi, program kita bagaimana melakukan pemantauan terhadap raport sekolah mana yang dari merah, kuning hingga hijau. Dari raport sekolah yang ada kami akan memperbaiki raport literasi sekolah yang dalam kategori rendah dengan melakukan pemanggilan dan kita akan dorong melalui kegiatan untuk memperbaiki literasi sekolah,”ungkapnya Selasa (7/4).
Baca Juga: Mengabdi Tanpa Titik, Kisah Guru ABK Nyalakan Masa Depan
Selain penguatan ke sekolah, peningkatan literasi ke siswa juga didorong oleh dinas. Mahyan mengatakan berdasarkan Asesmen Nasional literasi dan numerasi menjadi penilaian dari pusat dan juga dinas.
“Bagusnya literasi sekolah bergantung dengan literasi para siswa, kita turut melakukan pelatihan literasi untuk para siswa untuk mendukung peningkatan literasi para siswa di Sumbar,”tambahnya.
Upaya yang dilakukan ini bagaimana mencapai target agar tingkat literasi siswa dan sekolah di Sumbar semakin meningkat. “Saat ini sudah cukup banyak yang kategori hijau meski belum merata di kabupaten kota di Sumbar. Untuk itu kita sedang melakukan pemetaan dan melakukan pemanggilan terhadap sekolah yang masih dibawah kategori hijau, kita juga akan menghimpun data lintas kabupaten sehingga kabupaten kota yang masih rendah persoalan literasinya akan menjadi prioritas bagi kita,”katanya.
Untuk menyukseskan peningkatan literasi di Sumbar ini ia berharap agar seluruh kepala sekolah ikut serta mendukung setiap program kegiatan yang digelar oleh Disdik Sumbar yang berorientasi kepada peningkatan literasi serta numerasi.
“Sehingga kedepan harus semua sekolah hijau, itu sebenarnya tidak berat dimana mereka hanya tinggal membedah raport mereka dan mereka akan menemukan dimana indicator kelemahan merekam sehingga mereka tau apa yang perlu diperbaiki,”ungkapnya.
Baca Juga: Ronny J Suhatril Maju Ketua Umum IKA FHUA 2026–2030, Ini Rekam Jejaknya
Ia juga meminta dukungan dari orangtua siswa, ia mengatakan untuk saat ini banyak orangtua dan masyarakat paham terkait pentingnya literasi. Demikian dukungan tetap diperlukan.
“Saat ini seperti yang kita ketahui banyak focus anak-anak kita ke hp mereka, bagaimana orangtua ikut serta mendorong melalui dukungan mereka untuk Kembali mulai membaca seperti buku dan sebagainya. Mengiatkan Kembali budaya membaca dapat dilakukan dirumah dengan pengawalan orangtua serta dukungan penuh dari mereka,”tambahnya.
Ia juga membuka peluang bagai berbagai pihak yang ingin ikut serta dalam peningkatan literasi para siswa disekolah di Sumbar.
“Karena persoalan literasi ini adalah tanggungjawab bersama, kita sangat welcome kepada pihak-pihak yang ingin ikut serta dalam membantu meningkatkan literasi. Kesuskesan tentu harus berkolaborasi dengan banyak pihak,”tutupnya. (yud)
Editor : Adriyanto Syafril