Penulis : Adzkia Nurul Saufa - Siswa Kelas V UPTD SD Negeri 01 Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak
Aku, Adzkia Nurul Saufa, siswa kelas V UPTD SD Negeri 01 Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak. Teman-teman biasa memanggilku Saufa. Sekolahku tidak jauh dari rumah, sehingga aku dapat berjalan kaki setiap hari menuju sekolah.
Sebagian besar keluargaku memilih bersekolah di Kota Payakumbuh yang letaknya tidak jauh dari kampung kami. Di sana, terdapat banyak sekolah negeri maupun swasta yang menjadi favorit. Namun, aku tetap memilih bersekolah di kampung sendiri. Bukan karena takut bersaing, melainkan karena aku bangga menjadi bagian dari sekolah ini.
Nenekku pernah mengajar dan pensiun di sekolah ini. Beliau sering berkata kepadaku, “Kalau bukan kita yang memajukan sekolah kita, siapa lagi?” Kalimat itu selalu menjadi penyemangat bagiku untuk terus belajar dan berprestasi di sekolah ini.
Sekolahku memiliki lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman. Suasananya tenang karena jauh dari kebisingan. Teman-temanku juga sangat baik. Memang, teman bermain di rumah, teman sekolah, dan teman mengaji adalah orang-orang yang sama. Namun, hal itu justru membuat hubungan kami semakin akrab dan penuh kekeluargaan.
Menurutku, sekolah di kampung tidak kalah dengan sekolah di kota. Banyak program yang juga kami jalankan di sekolah. Salah satunya adalah pembiasaan salat duha saat jam istirahat. Setelah belajar sejak pagi, kami menenangkan diri dengan beribadah.
Sebelum pembelajaran dimulai, kami juga mengikuti kegiatan mengaji bersama sehingga semakin dekat dengan Al-Qur’an.
Selain itu, kami memiliki kegiatan Pramuka yang pernah mengantarkanku mengikuti lomba hingga tingkat kecamatan. Setiap hari Jumat, sekolah melaksanakan Program Jumat Berkah yang mengajarkan kami untuk berbagi dan peduli terhadap sesama.
Sekolah kami juga memiliki banyak prestasi membanggakan. Beberapa kakak kelas telah meraih prestasi hingga tingkat kabupaten, seperti cabang tahfiz, silat, dan karate. Selain itu, banyak lulusan sekolah kami yang diterima di sekolah-sekolah favorit. Tahun ini, ada yang berhasil masuk MTsN Payakumbuh. Hal ini membuktikan bahwa siswa dari sekolah kampung juga mampu bersaing.
Yang paling membuatku bangga bukan hanya fasilitas atau prestasi, melainkan rasa kekeluargaan yang sangat kuat di sekolah ini. Kami diajarkan untuk saling menghargai, menjaga kebersihan, merawat fasilitas sekolah, serta menjauhi perundungan (bullying).
Kebersamaan dalam kegiatan seperti kerja bakti, pentas seni, hingga diskusi di perpustakaan membuat hubungan kami semakin erat. Sekolah terasa seperti rumah kedua bagi kami.
Guru-guru kami juga luar biasa. Mereka mendidik dengan penuh cinta, kesabaran, dan kasih sayang. Mereka tidak hanya mengajarkan pelajaran, tetapi juga membentuk karakter agar kami menjadi pribadi yang baik.
Sebagai siswa UPTD SD Negeri 01 Sungai Kamuyang, aku sangat bangga dengan sekolahku. Kebanggaan itu akan selalu aku wujudkan melalui semangat belajar, sikap yang baik, menaati tata tertib sekolah, dan menjaga nama baik sekolah.
Terima kasih, sekolahku. Di sinilah aku belajar, tumbuh, berteman, dan merangkai mimpi menjadi kenyataan. (*)
Editor : Adriyanto Syafril