Penulis : Zia Azizah Imran - Guru SDN 22 Lubuk Minturun
Semangat belajar di luar kelas kembali ditunjukkan Tim Jurnalis Cilik SDN 22 Lubuk Minturun. Kali ini, para siswa mengikuti kegiatan peliputan promosi Agrowisata Lubuk Minturun yang dipimpin Lurah Lubuk Minturun, Jhon Kenedy.
Rombongan Jurnalis Cilik didampingi Kepala SDN 22 Lubuk Minturun, Suci Mulyani bersama guru pendamping Abd. Hakim dan Novalia. Turut mendampingi Yos, yang memimpin tim peliputan Padang TV.
Kegiatan yang berlangsung di Agrowisata Pertiwi, Lubuk Minturun, Rabu (8/7), itu juga diikuti tim Padang TV yang diwakili reporter Rinda Wahyuni dan kameramen Aldi. Kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para Jurnalis Cilik karena dapat belajar langsung dari praktisi media profesional.
Para siswa tidak hanya menyaksikan proses peliputan, tetapi juga memperoleh bimbingan mengenai teknik dasar jurnalistik. Mereka diperkenalkan pada teknik pengambilan gambar (camera angle), cara merekam video yang baik, hingga tips tampil percaya diri saat berbicara di depan kamera layaknya seorang reporter.
Pengalaman belajar semakin lengkap ketika para Jurnalis Cilik diberi kesempatan mewawancarai Lurah Lubuk Minturun, pemilik Agrowisata Lubuk Minturun, serta perwakilan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Kelompok Siaga Bencana (KSB). Melalui sesi wawancara tersebut, para siswa berlatih menggali informasi mengenai potensi agrowisata, upaya pengembangannya, serta peran masyarakat dalam memajukan daerah.
Dalam wawancara itu, Jhon Kenedy menjelaskan bahwa Agrowisata Lubuk Minturun merupakan salah satu program unggulan kelurahan yang terus dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi alam daerah.
Menurutnya, kawasan agrowisata tersebut memiliki sejumlah daya tarik, di antaranya peternakan lebah madu galo-galo yang menghasilkan madu berkualitas serta lahan pertanian produktif yang dikelola masyarakat setempat.
Ia menambahkan, sektor pertanian dan agrowisata akan terus didorong agar semakin produktif sehingga mampu menjadi contoh pengelolaan pertanian yang mandiri dan berkelanjutan. Sinergi antara sektor pertanian, peternakan, dan agrowisata diharapkan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus menjadikan Lubuk Minturun sebagai destinasi wisata edukasi yang dikenal lebih luas.
Di akhir wawancara, Jhon Kenedy menyampaikan pesan kepada para Jurnalis Cilik dan generasi muda Lubuk Minturun agar terus belajar, berkarya, serta memiliki kepedulian terhadap kampung halaman.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh agar kelak mampu menjadi generasi yang maju, kreatif, membanggakan, dan membawa nama baik Lubuk Minturun ke tingkat yang lebih tinggi,” pesannya.
Kepala SDN 22 Lubuk Minturun, Suci Mulyani mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk pembelajaran nyata di luar kelas yang memberikan pengalaman berharga bagi para siswa.
“Kami sangat bersyukur anak-anak dapat belajar langsung bersama Padang TV. Ini bukan sekadar kegiatan peliputan, tetapi juga sarana untuk melatih keberanian, rasa percaya diri, serta kemampuan berkomunikasi sejak dini,” ujarnya.
Ia menambahkan, sekolah akan terus mendukung Program Jurnalis Cilik agar semakin banyak siswa memperoleh kesempatan belajar jurnalistik sekaligus mengenal potensi daerah tempat mereka tinggal. Menurutnya, kegiatan semacam ini mampu melatih kemampuan berkomunikasi, berpikir kritis, bekerja sama, serta menumbuhkan rasa percaya diri siswa.
Senada dengan itu, guru pendamping Abd. Hakim dan Novalia mengatakan kegiatan tersebut memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam mencari informasi yang akurat, menyusun pertanyaan wawancara, hingga menyampaikan hasil liputan kepada masyarakat.
Pembina Jurnalis Cilik berharap pengalaman ini menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang jurnalistik sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap potensi daerah. Sinergi antara pemerintah kelurahan, sekolah, dan media diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, komunikatif, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan lingkungan sekitarnya. (*)
Editor : Adriyanto Syafril