Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ampalu Bersiap jadi Kampung Zakat

Arfidel Ilham • Selasa, 8 Oktober 2024 | 15:30 WIB

KOMIT: Tim Kampung Zakat saat mengunjungi Nagari Ampalu, Kecamatan Lareh Sago Halaban, kemarin (7/10). (FIDEL/PADEK)
KOMIT: Tim Kampung Zakat saat mengunjungi Nagari Ampalu, Kecamatan Lareh Sago Halaban, kemarin (7/10). (FIDEL/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Nagari Ampalu, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Limapuluh Kota, bersiap untuk menjadi Kampung Zakat. Tim Pendampingan dan Verifikasi Kampung Zakat Kementerian Agama Republik Indonesia, melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, melakukan koordinasi di Kantor Wali Nagari Ampalu, Senin (7/10).

Menurut rilis Humas Kemenag Limapuluh Kota, Ketua Tim, Nur Kumala Dewi, didampingi Nurmala, memberikan arahan terkait persiapan Kampung Zakat di Kantor Wali Nagari Ampalu.

“Ada 82 mustahik yang akan menerima manfaat dari Program Kampung Zakat. Program ini merupakan kolaborasi antara KUA Revitalisasi dan Inkubasi Wakaf Produktif. Tujuan akhir dari Program Kampung Zakat adalah agar mustahik bisa ‘naik kelas’ menjadi muzakki di masa depan,” jelas Dewi.

Dewi juga mengapresiasi sinergi yang kuat di Kabupaten Limapuluh Kota antara Kemenag, Pemda, Baznas, Pemerintah Nagari, dan Pemerintah Jorong. Ia berharap sinergi ini dapat menjadi contoh bagi proyek percontohan Kampung Zakat lainnya.

“Sinergitas yang kami harapkan adalah koordinasi yang kuat dan kerja sama yang solid. Semoga ini menjadi kekuatan dalam keberhasilan Program Kampung Zakat di Kabupaten Limapuluh Kota,” imbuh Dewi.

Progres Program Kampung Zakat akan terus dipantau oleh tim pusat. Semua pihak yang terlibat, termasuk LAZ dan FOZ, diharapkan memanfaatkan media untuk mempublikasikan kegiatan ini.

“Keberhasilan Program Kampung Zakat juga bergantung pada pemberitaan yang masif,” harap Dewi.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Limapuluh Kota, Irwan, dalam sambutannya, menyatakan bahwa Program Kampung Zakat merupakan wadah untuk mengembangkan ekonomi syariah dan membangkitkan ekonomi umat.

Program ini bertujuan untuk menghindarkan mustahik dari kefakiran dan menyelamatkan muzakki dari kekufuran.

“Ka bukik samo mandaki, ka lurah samo ma nurun. Pepatah ini menjadi pegangan kami dalam menyukseskan Program Kampung Zakat di Kabupaten Limapuluh Kota. Mari kita dukung bersama-sama,” imbau Irwan.

Senada dengan Irwan, Kabag Kesra Syukraldi Arlen, mewakili Bupati, menegaskan bahwa Pemerintah Daerah siap mendukung keberhasilan Program Kampung Zakat. Setelah bimbingan dan verifikasi ini, Pemda melalui Kesra akan menggelar rapat koordinasi dengan OPD terkait.

Hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan dari Kanwil Kemenag Sumbar, Al Fajri, serta beberapa anggota tim kerja pemberdayaan zakat dan wakaf, termasuk H. Yulius, Ketua Baznas, dan Kepala KUA Lareh Sago Halaban, M. Syahril. (fdl)

Editor : Novitri Selvia
#Irwan #Nur Kumala Dewi #kampung zakat