PADEK.JAWAPOS.COM-Seorang mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Abdi Pendidikan Payakumbuh meninggal dunia akibat tenggelam saat berenang di bendungan Sarasah Tanggo, Jorong Sarilamak, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, sekitar pukul 17.30, Selasa (22/10).
Ketua STKIP Abdi Pendidikan Payakumbuh, Yuhasnil, saat dihubungi mengatakan, “Mahasiswa kita sedang mengadakan Kemah Bakti Mahasiswa (KBM) di Sarasah Tanggo, namun kami belum mendapatkan informasi lengkap hingga saat ini,” ujarnya.
Korban yang diketahui bernama Ihsan, merupakan salah satu peserta KBM di kawasan tersebut. Menurut informasi dari warga, korban diduga tidak mahir berenang atau mengalami kram saat berada di dalam air. Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti tenggelamnya korban masih dalam penyelidikan.
Salah seorang warga, Arif, yang sedang bermain bola di dekat lokasi kejadian, menyebut kalau ia mengetahui kejadian ada yang tenggelam setelah warga dan mahasiswa meminta bantuan kendaraan untuk evakuasi korban ke Puskesmas Tanjuang Pati.
Dari keterangan yang diperoleh, korban bersama dua temannya berenang dari tepian bendungan. Saat mengalami kesulitan, Ihsan meminta tolong kepada temannya. Namun, usaha penyelamatan tersebut tidak berhasil.
Koordinator Pos SAR Limapuluh Kota, Yudi, membenarkan informasi tersebut dan mengungkapkan, “Korban sudah dievakuasi ke Puskesmas terdekat. Kami menerima laporan dari rekan-rekan Damkar bahwa korban telah dievakuasi ke Puskesmas Tanjung Pati,” ujarnya.
Diketahui, Ihsan berasal dari Kota Bukittinggi dan merupakan mahasiswa STKIP Abdi Pendidikan Payakumbuh. Hingga berita ini dikirim ke meja redaksi Padang Ekspres, belum ada tanggapan dari pihak STKIP terkait peristiwa tersebut. (fdl)
Editor : Novitri Selvia