Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pungli Marak di Perbatasan Sumbar-Riau, Polisi Baru Sikat Seorang Pelaku

Hendra Efison • Kamis, 30 Januari 2025 | 16:58 WIB

Aksi pungli di jalan raya Sumbar Riau tepatnya di Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar.
Aksi pungli di jalan raya Sumbar Riau tepatnya di Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar.
PADEK.JAWAPOS.COM—Aksi pungutan liar (pungli) di jalur perbatasan Sumatera Barat-Riau kembali menjadi sorotan setelah menyebabkan kemacetan panjang di kawasan Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar.

Para pengendara yang merasa dirugikan mengeluhkan aksi premanisme ini dan mengunggah kejadian tersebut ke media sosial hingga menjadi viral.

Merespons hal itu, polisi bergerak dan menangkap satu pelaku pungli pada Rabu malam (29/1/2025). Namun, pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa orang yang ditangkap bukanlah sosok yang terekam dalam video viral tersebut.

"Jadi kami masih mengembangkan kasus ini. Pelaku yang kami tangkap memang terlibat pungli, tetapi bukan orang yang viral di media sosial. Kami terus mencari pelaku lain," ujar Kapolsek Pangkalan, Iptu Y Iwan Purwanto, Kamis (30/1).

Modus Operandi Pungli di Jalur Perbatasan

Aksi pungli ini dilakukan secara sistematis di beberapa titik sepanjang jalur perbatasan Sumbar-Riau. Para pelaku memanfaatkan kondisi jalan yang rusak dengan menutup jalur yang sebenarnya masih bisa dilalui. Mereka kemudian meminta uang kepada pengendara dengan dalih membuka akses jalan.

"Setiap 200 meter ada pungli, total sekitar empat titik. Mereka berdiri di dekat kendaraan sambil menyodorkan kardus, memperlambat laju kendaraan, dan memaksa pengendara membayar," ungkap Ferry, seorang pengendara yang setiap bulan bolak-balik Padang-Pekanbaru.

Lebih mencurigakan, aksi ini tampaknya lebih agresif terhadap kendaraan yang menuju Riau. "Kalau kendaraan ke Sumbar, mereka lebih santai. Tapi kalau ke Riau, mereka lebih agresif," tambahnya.

Pelaku Viral Masih Diburu

Meskipun satu pelaku telah ditangkap, masyarakat masih menantikan perkembangan lebih lanjut dari kepolisian. Sosok yang viral di media sosial karena aksi punglinya masih belum tertangkap.

Polisi memastikan akan terus melakukan penyelidikan dan meminta masyarakat untuk segera melaporkan jika memiliki informasi terkait pelaku lainnya.

"Kami tidak akan berhenti sampai semua pelaku ditangkap dan jalur ini bebas dari aksi premanisme," tegas Iptu Iwan.

Dengan adanya tindakan tegas dari kepolisian, diharapkan praktik pungli di jalur perbatasan Sumbar-Riau dapat diberantas, sehingga pengendara dapat melintas dengan aman dan nyaman. (*)

Editor : Hendra Efison
#Kecamatan Pangkalan Koto Baru #Pungli Perbatasan Sumbar Riau Viral #pungli marak #jalan rusak #Manggilang