Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Waspada, Potensi Banjir dan Longsor Meningkat

Syamsu Ridwan • Rabu, 17 September 2025 | 12:45 WIB

Rahmadinol
Rahmadinol

PADEK.JAWAPOS.COM-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam.

Imbauan ini disampaikan menyusul informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi terjadinya cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sumatera Barat dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Rahmadinol, menyampaikan bahwa perubahan cuaca yang cukup signifikan dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, hingga tanah longsor.

“Mengingatkan kembali bahwa saat ini cuaca ekstrem, sesuai informasi dari BMKG. Maka kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap siaga dan waspada, terutama yang berada di sekitar aliran sungai dan masyarakat yang bermukim di daerah perbukitan yang berpotensi terjadi tanah longsor,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi geografis Kabupaten Limapuluh Kota yang didominasi daerah perbukitan dan dialiri sejumlah sungai besar, menjadikan wilayah ini masuk dalam kategori rawan bencana.

Setiap musim hujan, beberapa kecamatan kerap dilanda banjir maupun longsor, terutama di kawasan sepanjang aliran Sungai Batang Sinamar, Batang Agam, serta daerah perbukitan di Kecamatan Harau, Kapur IX, hingga Pangkalan Koto Baru.

Rahmadinol menambahkan, pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak lengah dengan kondisi cuaca saat ini. Kesiapsiagaan, menurutnya, menjadi kunci untuk meminimalkan risiko bencana.

Ia menegaskan, setiap laporan atau informasi terkait bencana alam harus segera disampaikan kepada BPBD untuk dapat ditindaklanjuti secepatnya. “Untuk itu, mari kita siap siaga dan waspada. Kalau ada informasi kebencanaan, segera sampaikan ke BPBD,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Limapuluh Kota telah menyiagakan personel di lapangan serta melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan bencana.

Koordinasi dengan pemerintah nagari dan kecamatan juga terus ditingkatkan, agar upaya penanganan darurat dapat segera dilakukan apabila terjadi bencana.

Pihak BPBD juga mengingatkan agar masyarakat tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi turut serta dalam menjaga lingkungan. Beberapa langkah yang dianjurkan antara lain tidak membuang sampah ke aliran sungai, menjaga kelestarian hutan, dan memperhatikan kondisi drainase di sekitar permukiman.

“Masyarakat adalah garda terdepan dalam mitigasi bencana. Kalau kita bersama-sama siaga, dampak dari cuaca ekstrem ini bisa diminimalkan,” tutup Rahmadinol.(rid)

Editor : Novitri Selvia
#bmkg #BPBD Kabupaten Limapuluh Kota #Rahmadinol #longsor