PADEK.JAWAPOS.COM-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Limapuluh Kota menindak 19 kendaraan roda dua (R2) dan memberikan puluhan teguran dalam tiga hari pelaksanaan Operasi Zebra Singgalang 2025.
Operasi ini digelar untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan disiplin masyarakat.
Pelanggaran didominasi oleh pengendara usia muda atau usia sekolah yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban dan rawan kecelakaan.
Kasat Lantas Polres Limapuluh Kota, Iptu Zarwiko Irzal, mewakili Kapolres AKBP Syaiful Wachid, menyebutkan bahwa penindakan dilakukan secara tegas.
“Pada hari ketiga Operasi Zebra Singgalang 2025, kami mengamankan 19 kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi kelengkapan, menindak 13 Surat Izin Mengemudi (SIM), dan 17 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Kami juga memberikan puluhan teguran di berbagai titik,” ujar Iptu Zarwiko Irzal, didampingi Kanit Turjawali, Ipda Yoza Prima.
Ia menjelaskan pelanggaran yang mendominasi antara lain tidak menggunakan helm dan penggunaan knalpot racing (brong).
“Tidak memasang nomor polisi, tidak membawa surat-surat kendaraan yang lengkap, serta pengendara yang berboncengan lebih dari satu orang,” jelasnya.
Dalam Operasi Zebra Singgalang kali ini, Satlantas Polres Limapuluh Kota fokus pada tujuh prioritas utama untuk menekan risiko kecelakaan dan fatalitas, yaitu pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, pengendara yang berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm (untuk R2), tidak menggunakan sabuk pengaman (untuk R4), berkendara melebihi batas kecepatan, dan pengemudi dalam keadaan mabuk.
Zarwiko menambahkan, selain melakukan penindakan, Satlantas Polres Limapuluh Kota juga menerapkan pendekatan humanis untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas.
Pengendara yang lengkap surat-suratnya, menggunakan helm, dan tertib diberi hadiah berupa cokelat dan bunga. Hadiah diberikan kepada pengendara dari arah Riau maupun Sumatera Barat.
“Kami terus berupaya maksimal untuk mengedukasi pengendara agar tertib berlalu lintas. Selain melalui sosialisasi, kami juga memberikan hadiah atau reward kepada pengendara yang lengkap dan tertib,” ujarnya.
Pendekatan humanis tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Izul, 35, pengendara roda dua dari Kecamatan Lareh Sago Halaban, menyampaikan apresiasinya.
“Tentu cara-cara humanis, apalagi dengan memberikan hadiah kepada pengendara seperti yang dilakukan Satlantas Polres Limapuluh Kota, patut kita apresiasi. Semoga ini kian meningkatkan kesadaran dalam tertib berlalu lintas,” ujarnya. (rid)
Editor : Novitri Selvia