Pantauan Padang Ekspres menunjukkan warga secara rutin membersihkan area pemandian dan mengumpulkan sampah pengunjung ke tempat yang telah disediakan.
Selain kebersihan, warga juga terlibat dalam penataan fasilitas, seperti kolam pemandian, jalur masuk, dan area berjualan secara gotong royong.
Pengelolaan dilakukan tanpa mengubah karakter alami kawasan, sehingga suasana Air Baba tetap asri dan nyaman bagi wisatawan.
Warga juga berperan mengatur aktivitas pengunjung dengan saling mengingatkan soal keselamatan dan sopan santun di area pemandian.
Seorang pengunjung asal Payakumbuh, Ida (45), mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam menjaga kawasan wisata tersebut.
“Tempatnya bersih dan tertata, kelihatan sekali dijaga bersama. Warganya juga ramah dan saling mengingatkan,” ujar Ida.
Keterlibatan warga turut membuka peluang ekonomi lokal melalui usaha warung makanan dan minuman di sekitar pemandian.
Salah seorang pedagang, Mus (49), mengatakan kebersihan kawasan berdampak langsung pada jumlah pengunjung dan pendapatan warga.
“Kalau tempatnya bersih dan nyaman, pengunjung senang datang. Itu juga berdampak ke dagangan kami,” kata Mus.
Warga berharap pengelolaan Air Baba terus dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi masyarakat dan pemerintah nagari. (CR7)
Editor : Hendra Efison