Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Rahmadinol, menyampaikan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Material longsoran berupa tanah dan lumpur menutup badan jalan sehingga arus lalu lintas tidak dapat dilalui kendaraan dari kedua arah.
“Benar, telah terjadi longsor di Nagari Koto Alam sekitar pukul 05.00 WIB yang mengakibatkan jalur Sumbar–Riau sempat terputus,” ujar Rahmadinol.
BPBD bersama unsur terkait langsung menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsor. Proses pembersihan berlangsung beberapa jam hingga jalan kembali bisa dilalui. “Sekitar pukul 09.30 WIB, jalan sudah kembali bisa dilalui kendaraan,” tambah Rahmadinol.
Meski arus lalu lintas telah normal, Rahmadinol mengimbau pengguna jalan agar tetap waspada, mengingat kondisi cuaca hujan dan potensi longsor susulan di kawasan tersebut.
Penanganan cepat ini menunjukkan kesiapsiagaan BPBD dan pihak terkait dalam menjaga keselamatan pengguna jalan, terutama di jalur rawan bencana di Kabupaten Limapuluh Kota. (rid)
Editor : Adetio Purtama